Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf merespons terkait kondisi anak penulis naskah proklamasi Sayuti Melik, Heru Baskoro (84). Pasalnya, Heru Baskoro dikabarkan tengah berjuang melawan sakit di sebuah kontrakan di wilayah Bekasi.
Pria dengan sapaan Gus Ipul itu mengatakan Heru Baskoro telah dibawa oleh Dinas Sosial ke Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) di Bekasi.
"Kita kan baru tahu juga langsung kita kirim tim ke sana dan sekarang sudah kita bawa ke sentra milik Kemensos di Bekasi," katanya di Kompleks Parlemen, Rabu (15/7/2026).
Dia menjelaskan pemerintah memberikan rehabilitasi kepada Heru Baskoro sesuai hasil asesmen yang dilakukan. Rehabilitasi tersebut mencakup rehabilitasi medis maupun bentuk pendampingan lain yang dibutuhkan.
Terkait tempat tinggal, Gus Ipul menyampaikan membuka peluang untuk memberikan hunian sementara sembari menunggu hasil pemeriksaan medis.
"Semua kemungkinan ada. Tapi untuk sementara, kita siapkan ya untuk hunian sementara di sentra kita sambil juga tentu ada pemeriksaan medis dan lain sebagainya," ucapnya.
Baca Juga
- Mensos Buka Suara soal Perubahan Desil KIP Kuliah, Cek Daftar Penerima
- Mensos Usul Tambahan Anggaran Rp22,49 Triliun untuk Bansos & Sekolah Rakyat
- DPR Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemenag, Kemensos, Kemenhaj hingga BPJPH
Dia mengakui baru mengetahui informasi kondisi anak Sayuti Melik sehingga penanganan dilakukan baru-baru ini. Ditambah menurutnya pemuktahiran data belum dilakukan secara maksimal.
Oleh karena itu, dia sedang berupaya melakukan pembaruan data agar program bantuan sosial dapat disalurkan dengan tepat.
"Satu tahun lebih ini atas arahan Bapak Presiden Prabowo kita melakukan konsolidasi data. Jadi kita tidak akan tahu, kita tidak akan lakukan tindakan kalau kita tidak memiliki data yang baik," tuturnya.
Dia juga mengungkapkan hingga kini belum ada komunikasi langsung dari pihak keluarga Sayuti Melik kepada Kemensos. Setelah mengetahui kondisi tersebut, Kemensos langsung mengirim pendamping rehabilitasi sosial untuk melakukan asesmen di lapangan dan mengajak yang Heru Baskoro tinggal sementara di sentra.
Lebih lanjut, Gus Ipul menuturkan bahwa layanan Kemensos tidak hanya diperuntukkan bagi keluarga pahlawan, tetapi juga bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal sementara dan pendampingan.
Menurutnya, Kemensos memiliki sejumlah sentra yang dapat menjadi tempat penampungan sementara hingga penerima manfaat siap kembali ke lingkungan masing-masing.
"Ya sebenarnya secara keseluruhan ya tidak hanya keluarga pahlawan saja. Siapapun yang membutuhkan layanan residensial kita memiliki sentra-sentra untuk menampung itu. Yang dimaksud layanan residensial di sini adalah menyiapkan tempat tinggal dalam kurun waktu tertentu sampai benar-benar penerima manfaat kembali ke lingkungan masing-masing," tandasnya.





