Pemkot Medan Desak Penyelesaian Antrean BBM, Siap Turun Tangan Bantu Pertamina

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, MEDAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumatera Utara, bergerak aktif merespons dinamika pelayanan energi di wilayahnya.

Otoritas kota secara resmi menawarkan bantuan taktis kepada PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut guna mengatasi kendala teknis dalam proses pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) yang sempat memicu antrean kendaraan.

BACA JUGA: Gubernur Herman Deru Menduga Ada Sindikat Penyebab Antrean BBM di Sumsel

Langkah koordinasi ini diambil sebagai komitmen nyata dari jajaran eksekutif daerah untuk memastikan masyarakat Kota Medan bisa mendapatkan akses komoditas energi dengan nyaman dan tanpa hambatan.

"Kami atas instruksi Pak Wali Kota terus mengawal persoalan antrean BBM ini. Kami juga menawarkan kepada Pertamina, apabila ada hal-hal yang perlu dibantu, Pemkot Medan siap membantu," ujar Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan, Citra Effendi Capah seusai melakukan kunjungan ke Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut di Medan, Rabu.

BACA JUGA: Pakar Soroti Antrean BBM di Sumatra, Panic Buying Akibat Ketidakpastian Info

Ia mengatakan kunjungan tersebut merupakan komitmen pemerintah kota setempat untuk memastikan kenyamanan masyarakat dalam memperoleh kebutuhan bahan bakar minyak di Kota Medan.

Effendi menegaskan pemerintah kota siap membantu Pertamina untuk mengoptimalkan pendistribusian BBM.

BACA JUGA: Puan: Antisipasi Antrean BBM dengan Distribusi yang Optimal

"Karena itu kami datang untuk meminta kejelasan. Masyarakat membutuhkan kepastian mengenai apa yang sebenarnya terjadi," kata dia.

Dalam kesempatan itu, ia mengatakan stok bahan bakar minyak berdasarkan informasi dari Pertamina Patra Niaga untuk Kota Medan aman dan tercukupi.

Efendy mengatakan persoalan teknis pendistribusian menjadi penyebab antrean panjang di sejumlah SPBU Kota Medan dalam beberapa hari belakangan ini.

"Penjelasan yang diterima Pemkot Medan menyebutkan persoalan yang terjadi murni merupakan kendala teknis distribusi, bukan karena kekurangan pasokan BBM," kata dia.

Kendati demikian, pihaknya berharap Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut segera bertindak cepat dengan melakukan berbagai upaya agar kendala yang terjadi dapat teratasi.

"Sebagai langkah konkret di lapangan, Pemkot Medan telah mengerahkan personel Dinas Perhubungan dan Satpol PP ke sejumlah SPBU untuk membantu mengatur arus lalu lintas dan antrean kendaraan agar tetap tertib," jelas dia.

Sementara itu, Sales Area Manager Retail Medan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Tito Rivanto mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Medan yang datang langsung melakukan koordinasi terkait distribusi BBM.

Ia menegaskan stok bahan bakar minyak di wilayah tersebut aman, tidak mengalami kekurangan sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Namun, kata dia, saat ini perusahaan tengah melakukan pembenahan internal khususnya pada sistem penyaluran bahan bakar minyak yang menggunakan mobil tangki.

"Meski demikian, pembenahan dilakukan secara paralel dengan upaya menjaga kelancaran distribusi ke seluruh SPBU," ujar Tito.

Ia mengatakan perusahaan telah menambah armada mobil tangki, mendatangkan sopir dari pihak eksternal, serta menambah jumlah SPBU yang beroperasi selama 24 jam di Kota Medan guna mempercepat normalisasi.

"Kami berharap langkah-langkah tersebut secara bertahap dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sehingga tidak terjadi lagi antrean panjang yang mengganggu kondusivitas di Kota Medan," ujarnya.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bali Tak Hanya Jual Pantai, Tren Wellness Kini Jadi Magnet Baru Wisatawan
• 5 detik lalutvonenews.com
thumb
Pemerintah Siapkan 15 Ribu Rumah Layak Huni untuk Warga Perbatasan
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cegah Truk Tabrak JPO Jakarta, Rambu Batas Tinggi dan Portal Sensor Perlu Diperbanyak
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Belum Jelas, Menkop Masih Bahas dengan Kemenkeu
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kemenhut Pastikan Revisi Permen LHK Nomor 8 Tahun 2021 Tetap Utamakan Keberlanjutan Ekologis dalam Pengelolaan Hutan
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.