Laga semifinal Piala Dunia 2026 yang mempertemukan dua musuh bebuyutan, Inggris versus Argentina, diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh tekanan emosional. Pengamat sepak bola, Anton Sanjoyo atau yang akrab disapa Bung Joy, memproyeksikan duel klasik ini berjalan ketat hingga berpotensi diselesaikan melalui drama adu penalti.
Pertemuan ini tidak lepas dari bayang-bayang sejarah kelam antara kedua tim, mulai dari insiden "Gol Tangan Tuhan" Diego Maradona di Piala Dunia 1986 hingga kartu merah David Beckham pada 1998. Menurut Bung Joy, faktor psikologis dan determinasi tingkat tinggi akan sangat memengaruhi jalannya laga nanti malam.
"Faktor psikologis yang paling menentukan. Inggris betul-betul ingin membalas, dan Argentina punya determinasi untuk mempertahankan gelar karena ini akan jadi kado perpisahan yang luar biasa bagi Leo Messi," ujar Anton Sanjoyo dalam dialog di Primetime News, Metro TV, Rabu 15 Juli 2026.
Baca Juga :
Jelang Inggris vs Argentina: Albicelestes Baru 2 Kali Kalahkan The Three LionsAdu Strategi: Stabilitas Inggris vs Mentalitas Juara Argentina
Di bawah asuhan pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel, Inggris datang dengan kepercayaan diri tinggi dan kedalaman skuad yang sangat stabil. Meski tidak sepenuhnya bertabur bintang, pemain-pemain Inggris dinilai tampil efektif. Formasi ofensif 4-2-3-1 diyakini akan menjadi andalan The Three Lions untuk mendominasi lini tengah melalui peran krusial Declan Rice. Daya serang mereka juga sangat tajam, dipelopori oleh Harry Kane dan Jude Bellingham yang masing-masing telah mengemas 6 gol.
Di kubu lawan, Argentina tetap mengandalkan mentalitas juara meski kerap bersusah payah saat menghadapi tim seperti Cape Verde, Mesir, dan Swiss. Pelatih Lionel Scaloni diprediksi akan menggunakan formasi seimbang 4-4-2. Lionel Messi, yang sejauh ini telah mencetak 8 gol, akan kembali menjadi poros utama serangan bersama Julian Alvarez dan Lautaro Martinez.
Namun, Bung Joy menyoroti celah kelemahan krusial di skuad La Albiceleste. "Ini lini belakang Argentina yang menurut saya terburuk dalam empat tahun terakhir sejak 2022. Inggris dengan Harry Kane dan Jude Bellingham rasanya mampu untuk menerobos pertahanan Argentina," jelasnya.
Baca Juga :
Lebih lanjut, kunci kemenangan bagi Inggris adalah kemampuan mereka memutus pasokan bola ke lini depan Argentina. Jika Messi dan Alvarez berhasil diisolasi, Argentina akan kesulitan menembus pertahanan Inggris. Sebaliknya, jika gelandang Argentina seperti Mac Allister, Enzo Fernandez, dan De Paul diberi ruang bebas, daya juang mereka bisa menjadi ancaman mematikan.
Pemenang dari laga bergengsi ini sudah ditunggu oleh Timnas Spanyol yang telah lebih dulu memastikan diri lolos ke babak final Piala Dunia 2026. Mengingat kedua tim memiliki kekuatan serang yang setara dan kelemahan di lini belakang, Bung Joy memprediksi hasil imbang 1-1 atau 2-2 dalam 120 menit yang berujung pada adu penalti.




