Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih, Ini Hasilnya

idxchannel.com
23 jam lalu
Cover Berita

Selain menjadi sarana penyaluran bantuan pemerintah, KDMP juga berperan sebagai offtaker atau penyerap hasil produksi pertanian.

Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih, Ini Hasilnya

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas selama lima jam bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/7/2026). 

Ratas itu membahas penguatan peran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Usai ratas, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan peran KDMP sebagai pusat penyaluran berbagai program bantuan pemerintah sekaligus penyerap hasil pertanian masyarakat desa. 

Baca Juga:
Prabowo Panggil Menteri hingga Kepala Lembaga ke Istana Bahas Kopdes Merah Putih

“Koperasi Desa Merah Putih itu adalah infrastrukturnya pemerintah, satu. Apa itu infrastruktur apa? Untuk menyampaikan barang-barang yang bantuan, bantu sosial, kemudian barang-barang subsidi, semua nanti melalui Koperasi Desa Merah Putih, tadi diputuskan sudah,” kata Zulkifli kepada awak media.

Selain menjadi sarana penyaluran bantuan pemerintah, Menko Pangan menjelaskan bahwa KDMP juga berperan sebagai offtaker atau penyerap hasil produksi pertanian masyarakat. Menurutnya, peran tersebut menjadi penting terutama ketika harga komoditas pertanian berada di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga:
Terungkap Pembicaraan Prabowo-Jaksa Agung: Ekonomi Butuh Stabilitas, Minta Kegaduhan Reda

“Nomor dua, dia sebagai offtaker kalau harga seperti gabah, jagung, dan lain-lain di bawah harga yang sudah ditentukan oleh pemerintah, maka koperasi dia bisa offtaker sebagai pembeli dari produk-produk pertanian yang sudah ditentukan harganya oleh pemerintah,” kata pria yang kerap disapa Zulhas ini.

Baca Juga:
Prabowo Bertemu Luhut Tiga Jam, Bahas Dinamika Timteng, Harga Minyak, hingga Rupiah

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menambahkan bahwa program KDMP diproyeksikan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. Menurutnya, keuntungan yang diperoleh koperasi akan kembali dirasakan oleh masyarakat dan turut meningkatkan pendapatan desa.

“Dari keuntungan itu ada 20 persen dari Kopdes itu akan menjadi pendapatan asli desa,” ungkapnya.

“Kopdes ini berhasil dan sukses karena ada efek positifnya kepada desa. Termasuk sisanya yang 80 persen akan kembali ke rakyat di desa itu,” kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Misteri Aneh Argentina: Krisis Ekonomi Berat, Mudah Juara Piala Dunia?
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
AS Kembali Serang Iran usai Trump Berlakukan Blokade Angkatan Laut
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Delegasi Indonesia pelajari industri teh dan kopi di Pu’er China
• 5 menit laluantaranews.com
thumb
Wali Kota Surabaya Janji Copot Jajaran Jika Aduan Hotline Tak Ditangani Lebih dari 24 Jam
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ainun Ubah Cara Pandang Warga Kampung Tentang Perempuan
• 5 menit laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.