JAKARTA, KOMPAS.TV- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan penerimaan dari pajak perdagangan internasional dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tetap mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang 2025, meski perekonomian global menghadapi tekanan.
Hal itu disampaikan Purbaya saat Rapat Kerja Kementerian Keuangan dengan Komisi XI DPR RI mengenai Laporan Keuangan Kementerian Keuangan Tahun 2025 di Jakarta, Rabu (15/7/2026).
"Di tengah situasi global yang penuh tantangan, optimalisasi pendapatan negara terus dilaksanakan dengan tetap menjaga iklim investasi dan mendukung aktivitas ekonomi nasional," kata Purbaya dikutip dari Breaking News KompasTV.
Baca Juga: BI Catat Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi 444,4 Miliar Dolar AS
Dalam paparannya, Menkeu menyebut pendapatan yang dikelola Kementerian Keuangan terealisasi sebesar Rp2.271,53 triliun pada 2025.
Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan penerimaan dari pajak perdagangan internasional serta PNBP yang tetap mencatatkan kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Pendapatan yang berasal dari pajak perdagangan internasional serta PNBP tetap tumbuh masing-masing 6,43 persen dan 9,77 persen dari tahun sebelumnya," ucap Purbaya.
Baca Juga: Harga Bright Gas Pertamina Resmi Turun, Tabung 12 Kg dan 5,5 Kg Jadi Segini
Ia menyampaikan, pemerintah terus melanjutkan reformasi perpajakan melalui penyempurnaan sistem administrasi, peningkatan kepatuhan wajib pajak, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan pengawasan berbasis data.
Selain itu, reformasi PNBP juga dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan sumber daya alam dan barang milik negara guna meningkatkan nilai tambah aset negara sekaligus memperkuat kontribusi PNBP terhadap penerimaan negara.
Penulis : Dina Karina Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- purbaya yudhi sadewa
- menteri keuangan
- pajak perdagangan internasional
- pnbp
- penerimaan negara 2025





