Konektivitas Selat Bali Diperkuat Revitalisasi Dermaga dan Peningkatan Kapal

bisnis.com
10 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SURABAYA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah menggenjot peningkatan kapasitas dermaga dan penambahan armada kapal penyeberangan dengan kapasitas angkut lebih besar. Langkah tersebut dilakukan guna mengurai kemacetan kronis di titik simpul utama konektivitas Pulau Jawa–Bali. 

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan pemerintah saat ini telah memulai proyek revitalisasi Dermaga Ponton hingga Dermaga Bulusan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Tujuannya, untuk memperlancar lalu lintas kendaraan logistik berat serta mengakomodir kapal feri berkapasitas besar.

"Kita sudah mulai seperti sekarang, kita ada optimalisasi peningkatan dermaga ya, Dermaga Ponton tadi ya, kita akan tingkatkan dengan kapasitasnya. Kemudian juga ada Dermaga Bulusan yang selama ini melayani [kapal penyeberangan] Roro (Roll-On/Roll-Off) juga kita tingkatkan kapasitasnya, sehingga bisa melayani kapal besar dan juga melayani kendaraan-kendaraan besar," ujar Dudy usai pertemuan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (15/7/2026).

Dudy menargetkan proses revitalisasi dermaga-dermaga tersebut rampung pada tahun ini. Dengan demikian, uji coba kesiapan infrastruktur dapat dilakukan menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2026/2027, sekaligus persiapan mudik Lebaran 2027.

"Uji cobanya kita harapkan sebelum [masa angkutan] Nataru, itu sudah selesai. Harus tahun ini karena kita juga akan menghadapi Lebaran di tahun 2027, di mana kita harapkan apa yang terjadi pada saat Lebaran kemarin itu jadi pelajaran buat kita," ungkapnya. 

Selain menambah kapasitas dermaga, Kemenhub juga telah menginstruksikan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) untuk melakukan penambahan armada kapal feri dengan kapasitas besar yang beroperasi di lintasan Ketapang–Gilimanuk. 

Baca Juga

  • DPR Desak Kemenhub Segera Atasi Macet Horror Ketapang-Gilimanuk
  • Penambahan Dermaga di Ketapang-Gilimanuk Jadi Kunci Optimalisasi Penyeberangan
  • ASDP Segera Tingkatkan Kapasitas Dermaga di Ketapang-Gilimanuk Imbas Macet Berulang

"Kami mengharapkan atau meminta kepada ASDP untuk mengganti kapal-kapal yang berukuran kecil dengan ukuran besar, sehingga bisa menampung lebih banyak lagi penumpang maupun kendaraan yang akan menyeberang," ujarnya. 

Tak hanya di jalur utama, Kemenhub juga akan memperkuat armada kapal feri dengan kapasitas angkut jumbo di titik-titik penyeberangan alternatif yang diproyeksikan akan menopang operasional jalur utama Ketapang-Gilimanuk seperti Pelabuhan Tanjung Wangi (Banyuwangi) dan Pelabuhan Jangkar (Situbondo). Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan trafik pada momentum libur panjang.

Di Pelabuhan Tanjung Wangi, Dudy menyebut pihaknya berencana mengoptimalkan operasional hingga empat kapal pada saat Nataru. Sementara itu, untuk Pelabuhan Jangkar, pemerintah akan merelokasi beberapa kapal feri dari wilayah lain guna memperkuat daya angkut di lintas alternatif tersebut.

"Seperti yang di Tanjung Wangi mestinya dilayani oleh empat kapal, kita harapkan bahwa pada saat Nataru kita sudah bisa menambah sampai empat [armada]. Kemudian juga di Jangkar, kami juga akan menggeser beberapa kapal dari wilayah lain untuk digunakan di sana," jelasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Soal Kasus Eks Jampidsus Febrie, KPK: Komunikasi Informal dengan Kejagung dan Polri Sudah Dilakukan
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Terkuak Motif Asli Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah: Kesal soal Seragam
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mahasiswa seni sediakan jasa cat wajah gratis di Stadion Atlanta 
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Finalissima Argentina vs Spanyol yang Sempat Batal Karena Perang Akhirnya Terwujud di Final Piala Dunia 2026
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Prabowo Perintahkan Evaluasi Total Program MBG dan Tertibkan SPPG Nakal!
• 11 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.