Pengakuan Jujur Thomas Tuchel Usai Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026

viva.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

VIVA –Manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel, akhirnya buka suara usai menjadi sasaran kritik setelah The Three Lions tersingkir secara dramatis dari Piala Dunia 2026. Inggris gagal melangkah ke final setelah takluk 1-2 dari Argentina di babak semifinal.

Sorotan tajam mengarah kepada Tuchel setelah keputusannya mengubah pendekatan permainan saat Inggris unggul 1-0 justru menjadi bumerang. Alih-alih terus menekan, pelatih asal Jerman itu memilih memperkuat lini belakang demi mempertahankan keunggulan.

Baca Juga :
Media Inggris Tuduh Argentina Lakukan 31 Trik Kotor usai The Three Lions Kalah 1-2 di Semifinal Piala Dunia 2026
Lionel Scaloni Bicara Jujur soal Mentalitas Argentina usai Kalahkan Inggris untuk Tembus Final Piala Dunia 2026

Strategi tersebut sempat terlihat berjalan sesuai rencana. Inggris membuka keunggulan pada menit ke-55 melalui gol Anthony Gordon yang memanfaatkan umpan silang Morgan Rogers.

Namun, setelah unggul, permainan Inggris berubah drastis. Tuchel menarik Gordon dan memasukkan bek Ezri Konsa untuk beralih ke formasi lima bek. Tak lama kemudian, Dan Burn dan Nico O'Reilly juga masuk guna mempertebal pertahanan.

Bukannya mampu meredam serangan lawan, Inggris justru terus ditekan Argentina. Enzo Fernandez menyamakan kedudukan sebelum Lautaro Martinez memastikan kemenangan Albiceleste lewat sundulan pada masa injury time.

Statistik pertandingan pun menjadi sorotan. Sejak gol Gordon hingga gol kemenangan Lautaro Martinez, Inggris hanya menguasai bola sekitar 12 persen. Kondisi itu memicu kritik keras dari legenda Inggris, Wayne Rooney.

Rooney menilai pergantian pemain yang dilakukan Tuchel membuat Inggris kehilangan kendali permainan dan terlalu cepat memilih bertahan. Tak sedikit pula yang membandingkan pendekatan tersebut dengan era Gareth Southgate, yang kerap dikritik karena terlalu defensif dalam laga-laga besar.

Meski dihujani kritik, Tuchel menegaskan dirinya tidak menyesali keputusan tersebut.

"Kami memutuskan beralih ke formasi lima bek karena celah di pertahanan sudah terlalu terbuka. Argentina memenangkan banyak duel udara dan terus mengirimkan umpan silang ke kotak penalti," kata Tuchel kepada BBC Sport.

Menurut mantan pelatih Chelsea dan Bayern Munich itu, perubahan taktik dilakukan untuk memperkuat pertahanan, bukan karena tim sengaja memilih bermain pasif.

"Kami mencoba membantu lini belakang. Pada akhirnya saya yang bertanggung jawab. Jika hasilnya tidak sesuai harapan, tentu semua akan mengatakan keputusan itu salah," ujarnya.

Baca Juga :
Omongan Pelatih Spanyol Terbukti Setelah Argentina Menang Comeback Atas Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia 2026
Harry Kane Tak Bisa Sembunyikan Kekecewaannya, Argentina Rampas Tiket Final Piala Dunia 2026 di Menit Akhir
Pernyataan Berkelas Pelatih Argentina Usai Comeback Singkirkan Inggris ke Final Piala Dunia 2026

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sinopsis ASMARA GEN Z SCTV Episode 604, Hari Ini Kamis 16 Juli 2026: Hari Kelulusan Penuh Haru, Aqeela dan Harry Rayakan Momen Bahagia
• 4 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Mendag Yakin Produk RI Aman dari Tarif AS yang Lebih Tinggi: Tetap 10 Persen
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, 1 Prajurit Gugur
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Anggota DPR Usul Bentuk Panja Tata Kelola Program MBG
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Anggaran Dipotong Drastis, Perpusnas Tak Bisa Bagikan Buku Lagi ke Masyarakat
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.