OJK Minta Insentif Pajak Buat ETF Emas, Begini Jawaban Airlangga

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Economic Update CNBC Indonesia, Senin (29/06/2026). (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menuturkan pihaknya telah menemui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk membahas insentif perdagangan Exchange Traded Fund (ETF) emas non delivery.

ETF emas non delivery adalah instrumen investasi berbasis kontrak dengan investor tidak menerima maupun menyimpan emas fisik saat bertransaksi.


"Kita minta beberapa insentif lah untuk produk-produk baru di pasar sektor jasa keuangan, seperti ETF emas dan lain-lain," ujar wanita yang akrab disapa Kiki saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, dikutip dari Detikcom, Kamis (16/7/2026).

Baca: Soal Penghapusan Pajak JHT, Purbaya Tunggu Data BPJS Ketengakerjaan

Menjawab permintaan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui bahwa insentif fiskal diperlukan untuk mendukung pengembangan instrumen investasi baru tersebut di pasar modal. Dia pun memastikan akan mempelajari hal ini.

"Termasuk juga untuk tahap berikutnya, perdagangan ETF emas yang non delivery itu mungkin membutuhkan insentif fiskal, itu tadi kami pelajari juga," kata Airlangga.

Ia menjelaskan karakteristik produk investasi tersebut membutuhkan aspek pajak yang perlu disesuaikan. Namun, dia menilai transaksi ETF emas ini tidak dilakukan tanpa perpindahan barang fisik, sehingga dapat kemudahan dari sisi administrasi, termasuk perpajakan.

"Kalau perdagangan ETF emas kan non delivery goods, goods-nya tidak ada. Jadi salah satu dari segi perpajakannya untuk dipermudah," tutupnya.


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Investasi Pilihan MI Saat Pasar Pantau Perang-Kebijakan Fiskal

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Istana: Penyebaran Budaya LGBTQ yang Diatur Perpres Nomor 111 Bisa Berbentuk Konten hingga Penampilan
• 19 jam laludisway.id
thumb
Perumda Terminal Makassar Metro Siapkan SPBU dan Transformasi Jadi Perseroda
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Lukis Sisi Lain Maldives, Ini Sosok Seniman Raya Mansoor yang Masuk Forbes 30 Under 30 Asia
• 19 jam lalubeautynesia.id
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini 16 Juli 2026 Turun Tipis Rp2.000 Jadi Rp2.633.000 per Gram
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Wamendagri Bima Arya Sebut Pentingnya Keberlanjutan dalam Kepemimpinan
• 22 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.