Baca juga: Makin Tertekan, Rupiah Melemah ke Rp18.100/USD
Berdasarkan data pasar spot Kamis, 16 Juli 2026, kurs USD/IDR tercatat di level Rp18.061 per dolar AS, atau melemah 0,22 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY) berada di level 100,320 atau naik tipis 0,01 persen, mencerminkan penguatan mata uang Negeri Paman Sam terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Rupiah Melemah terhadap Mayoritas Mata Uang
Selain terhadap dolar AS, rupiah juga terpantau melemah terhadap sejumlah mata uang utama dan regional.
Ringgit Malaysia menguat 0,24 persen ke Rp4.434,88, disusul yen Jepang yang naik 0,19 persen menjadi Rp111,45 per yen.
Selanjutnya, dolar Singapura menguat 0,13 persen ke Rp14.014,47, baht Thailand naik 0,12 persen ke Rp537,93, sedangkan yuan China menguat 0,11 persen ke Rp2.668,45.
Di sisi lain, euro relatif stabil di level Rp20.632. Rupiah hanya mencatat penguatan tipis terhadap won Korea Selatan yang melemah 0,04 persen ke Rp12,13. Emas Dunia Terkoreksi Di pasar komoditas, harga emas dunia bergerak melemah seiring penguatan dolar AS. Harga emas spot (XAU/USD) turun 0,45 persen atau 18,23 poin menjadi USD4.042,15 per troy ons.
Secara umum, penguatan dolar AS meningkatkan biaya pembelian emas bagi pemegang mata uang lain sehingga berpotensi menekan permintaan. Kondisi tersebut kerap menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan harga logam mulia di pasar global.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)





