IHSG Dibuka Menguat ke 6.058, Saham BMRI, BBNI, hingga BBRI Kompak Melaju

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 6.058,15 pada perdagangan Kamis (14/7/2026). Kenaikan tersebut seiring dengan penguatan saham big caps, antara lain AMMN, BMRI, BBNI, hingga BBRI.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka menguat 0,27% atau 16,17 poin ke 6.058,15 pada pukul 09.01 WIB. Pada awal perdagangan hari ini, indeks bergerak di level terendah 6.052,85 dan sempat ke posisi 6.063,05. 

Tercatat, sebanyak 231 saham menguat, lalu 140 saham terkoreksi, dan 272 saham stagnan. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp10.610,37 triliun.

Sejumlah saham big caps yang mencatat kenaikan tertinggi, di antaranya PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) naik 1,60% ke Rp3.820, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) meningkat 1,19% menjadi Rp4.250 per saham, dan PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) tumbuh sebesar 1,17% ke Rp3.470.

Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) juga naik sebesar 0,87%, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) meningkat 0,71%, dan saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) tumbuh sebesar 0,60%.

Sementara itu, pada perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menilai bahwa indeks komposit berpotensi melanjutkan tren kenaikan. Sentimen positif global dan ketahanan level psikologis domestik menjadi motor penggerak utama.

Baca Juga

  • IHSG Ditutup Naik ke 6.041, Saham ESSA, ANTM hingga AMMN Menguat
  • Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu 15 Juli 2026
  • IHSG Dibuka Naik ke 6.046, Saham TPIA, BREN hingga BYAN Tancap Gas

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menjelaskan bahwa secara teknikal, IHSG menunjukkan indikasi pembalikan arah yang cukup solid setelah mampu bertahan di atas area penopang kritis dalam dua hari perdagangan terakhir.

“IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan karena sudah dua hari ini kuat bertahan di support kuat 6.000,? ujar dalam publikasi riset harian, Kamis (16/7).

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup parkir di zona hijau dengan penguatan tipis 0,04%. Kendati demikian, aksi ambil untung investor asing masih membayangi pasar dengan catatan net foreign sell mencapai sekitar Rp160 miliar. Saham TLKM, BRMS, ASII, BBCA, dan ENRG menjadi sasaran penjualan utama.

Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak pada rentang support di level 6.000–6.025, sementara target resistansi atau resistance terdekat berada di kisaran 6.060 hingga 6.120.

Laju indeks saham domestik hari ini juga mendapat angin segar dari bursa global. Wall Street kompak ditutup menguat didorong oleh kembalinya aksi berburu saham teknologi raksasa pasca-rilis data inflasi produsen (PPI) AS bulan Juni yang secara tak terduga turun 0,3% secara bulanan (month on month/MoM).

_____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penampakan Kaca Gedung di SCBD Pecah Usai Ditabrak Mobil BYD
• 21 jam laludetik.com
thumb
JPU Minta Hakim Tolak Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Febrie Adriansyah Kembali Jadi Saksi: Ini Ujian bagi Penegakan Hukum Kita
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Serangan terhadap Tanker UEA di Selat Hormuz Tewaskan Dua Pelaut, IMO Kecam Eskalasi Konflik
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Fabio Calonego Resmi Perpanjang Kontrak Dua Musim Bersama Persija Jakarta
• 27 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.