Uluran Tangan Negara untuk Anak Sayuti Melik yang Sakit-sakitan di Kontrakan Bekasi

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Anak penulis naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Sayuti Melik, yakni Heru Baskoro (84) akhirnya mendapat uluran tangan negara di tengah keterbatasan finansialnya.

Heru Baskoro sempat bercerita, dulu hidupnya makmur dan sempat tinggal di Kanada pada 1998 dengan perjalanan karier yang cukup baik.

Namun semuanya berubah setelah Heru mulai mengalami gangguan penglihatan.

Tabungan masa tua pasangan Heru dan Treyzia Noviani harus terkuras untuk biaya pengobatan.

Baca juga: Kenangan Heru Baskoro tentang Sayuti Melik: Ayah Saya Sangat Disiplin dan Suka Main Catur

Hidup mereka berbalik 180 derajat, dari ekspatriat hebat jadi penghuni kontrakan di Bekasi, Jawa Barat.

Pemberitaan kisah Heru kemudian terdengar sampai ke telinga aparat negara.

Dibawa ke STPL Bekasi Timur

Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono mengatakan, setelah kabar dari media massa tersebut terdengar, Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat.

Baca juga: Mengenal Sayuti Melik, Jurnalis yang Mengawal Lahirnya Proklamasi Indonesia

Heru dan istrinya, Treyzia dibawa ke Sentra Terpadu Pengudi Luhur (STPL) Bekasi Timur sejak Senin (13/7/2026) lalu.

Heru dan Treyzia diketahui sudah empat bulan terakhir tinggal di rumah kontrakan di Jalan Cipendawa Baru, RT 002/RW 003, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Baru mengetahui

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul terang-terangan, mereka baru mengetahui Heru hidup susah di kontrakan dari pemberitaan.

Baca juga: Kisah Senja Heru Baskoro, Putra Sayuti Melik yang Berjuang Melawan Sakit di Kontrakan Bekasi

Sebab itu, Kemensos baru bertindak dan langsung mengirimkan tim untuk penjemputan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Oh iya, kita kan baru tahu juga. Langsung kita kirim tim ke sana, dan sekarang sudah kita bawa ke sentra milik Kemensos di Bekasi," ujar Gus Ipul.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Efek Erling Haaland: Ikat Rambut Khasnya yang Dibuat di Korsel Terjual Habis
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina Turunkan Harga Bright Gas LPG Nonsubsidi per 14 Juli 2026, Simak Rinciannya
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
IHSG Dibuka Menguat ke 6.058, Saham BMRI, BBNI, hingga BBRI Kompak Melaju
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Wagub Erwan: Kita Perangi LGBT di Wilayah Jabar!
• 23 jam laludetik.com
thumb
Pemerintah Nigeria Desak Reformasi Penyelenggaraan Haji
• 4 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.