Kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah terus memantik beragam spekulasi.
Salah satu isu yang ramai diperbincangkan adalah dugaan adanya konflik antarlembaga penegak hukum atau yang kerap diistilahkan sebagai "perang bintang".
Namun, pandangan berbeda justru disampaikan mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen (Purn) Susno Duadji. Menurutnya, persepsi mengenai adanya pertarungan antarpenegak hukum tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
"Pak Kapolri dengan Panglima TNI dengan Jaksa Agung berpelukan mesra dan tidak merengut, senyum katanya. Tetapi yang jelas dipertontonkan pada masyarakat demikian akrabnya," kata Susno dalam tayangan YouTube Rakyat Bersuara.
Baca Juga: Eks Jampidsus Ternyata Algojo Jokowi? Bakom Bereaksi: Akan Dilawan Prabowo!
Susno menilai kedekatan para pimpinan aparat penegak hukum menjadi gambaran bahwa seluruh institusi kini memiliki tujuan yang sama dalam memberantas korupsi.
"Kita yakin demikian akrabnya hubungan antara, bukan pimpinannya. Kita lihat pada lini bawah, Direktur ke bawah, antara penyidik dan penuntut di Kejaksaan dengan penyidik Polri dan penyidik KPK, mengapa akrab karena mereka sudah satu bahasa," sambungnya.
Menurut Susno, bahasa yang dimaksud adalah komitmen bersama untuk memerangi tindak pidana korupsi, bukan saling menjatuhkan antarlembaga.
"Mereka sudah mempunyai musuh yang sama, yaitu koruptor dan perbuatan korupsi, dimana mereka dididik ini, di candra di mula mereka lebih dari 4 tahun yaitu di KPK," imbuhnya.
Baca Juga: Eks Jampidsus 'Menghilang' Sejak Jadi Tersangka, Kejagung Ungkap Keberadaannya
Di sisi lain, Susno juga memberikan apresiasi kepada penyidik Polri yang dinilai berhasil membongkar perkara dengan nilai dugaan kerugian yang sangat besar. Ia meyakini pengungkapan kasus tersebut nantinya juga akan menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.
"Dengan perkara ini, selain mengungkap perkara cukup besar, akan banyak bantahan dan banyak apa-apa yang kita salah persepsi terungkap. Contohnya, pertama ada persepsi perang bintang, perang bulan, perang matahari bertabrakan," katanya.
Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa menurut Susno, proses hukum terhadap eks Jampidsus Febrie Adriansyah tidak seharusnya dipandang sebagai pertarungan antarlembaga penegak hukum. Ia menilai fokus utama seluruh aparat saat ini adalah mengusut dugaan korupsi dan TPPU secara profesional, dengan musuh yang sama, yakni praktik korupsi itu sendiri.





