PKB: 5 Tahun Terakhir, PBNU Lebih Banyak Cerita Konfliknya

viva.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasanuddin Wahid atau Cak Udin mengatakan kepengurusan NU membutuhkan penyegaran. 

Kata dia, marwah dan martabat NU ke depan akan semakin terpuruk jika tidak ada penyegaran struktur kepengurusan. 

Baca Juga :
PKB Sentil Balik Gus Yahya: Kebanyakan Lihat ke Langit!
Panji Bangsa Gelar Turnamen Minisoccer Sambut Harlah ke-28 PKB, Parpol Bakal Ikut Serta

"Kalau saya sih menganggap bahwa NU perlu direfreshing. Jadi di-refresh lah, kenapa? Karena tanpa ada refreshing ini akan menjadikan peran, fungsi, marwah, martabat NU ke depan dalam kehidupan keagamaan, kemasyarakatan dan kebangsaan akan semakin terpuruk," kata Cak Udin kepada wartawan, dikutip Kamis, 16 Juli 2026.

Dia lantas menyebut kepengurusan NU pada periode ini diwarnai oleh konflik dari para elitnya dibandingkan dengan keberhasilan mengayomi masyarakat.

"Karena 5 tahun terakhir ini kan kita lihat, kita dipertontonkan konflik para elitnya gitu, secara terbuka gitu. Jadi, lebih banyak cerita konflik, cerita berantem daripada cerita keberhasilan mengayomi masyarakat, memberdayakan masyarakat, dan sebagainya," tutur dia.

Maka dari itu, dia setuju dengan pendapat Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang mengatakan struktur pengurus PBNU perlu penyegaran.

"Karena itu, kita setuju seperti yang Gus Muhaimin bilang ya, perlu refreshing begitu. Jadi, siapakah itu? Ya, yang bukan yang sekarang. Silakan dipilih mau siapapun, yang penting yang bukan sekarang," ungkap Cak Udin.

Baca Juga :
Gus Ipul Ungkap Nama-nama Calon yang Akan Maju Jadi Ketua Umum PBNU, Ada Menag Nasaruddin Umar
Gus Yahya: Yang Ngaku Direstui Presiden Maju di Muktamar NU Itu Pasti Bohong!
Gus Yahya Sebut Persiapan Muktamar NU Sudah Matang: Nggak Ada yang Dikhawatirkan Lagi

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Realisasi Investasi Semester I Tembus Rp1.010 T, Mayoritas dari Modal Asing
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Harga Minyak Terbang Lagi, Perang di Hormuz Jadi Ancaman
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kemendikdasmen Keluarkan Aturan Baru soal Pembatasan Gadget di Sekolah
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
DLH Bogor Beri Sanksi Penimbun Sampah yang Sebabkan Asap Tebal di Cikeas
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Naik 1% Lagi
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.