Langkah MSIG Life (LIFE) usai Masuk dalam Daftar Saham Terkonsentrasi (HSC)

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk. (LIFE) menjadi salah satu emiten tambahan yang masuk ke dalam daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau high shareholder concentration (HSC) terbaru yang dirilis Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 14 Juli 2026.

Berdasarkan pengumuman yang dirilis BEI di keterbukaan informasi, saham emiten asuransi ini dilaporkan dimiliki oleh sejumlah pemegang saham tertentu yang secara agregat menguasai 99,21%.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Direktur dan CEO MSIG Life, Wianto Chen mengatakan bahwa status HSC merupakan bagian dari upaya peningkatan transparansi dan tidak menunjukkan adanya pelanggaran ketentuan pasar modal maupun pengenaan sanksi.

"Pengumuman Bursa ini sebagai informasi bagi investor, bukan sebagai temuan atas perseroan. Bursa juga membuka ruang koordinasi bagi emiten dalam daftar HSC dan kami akan memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik," kata Wianto kepada Bisnis, Kamis (16/7/2026).

Ihwal upaya LIFE untuk memperbaiki struktur kepemilikan saham publiknya, Wianto menegaskan bahwa setiap keputusan perseroan akan ditempuh melalui mekanisme tata kelola yang berlaku dan disampaikan kepada publik melalui keterbukaan informasi.

LIFE merupakan perusahaan asuransi yang terafiliasi dengan Grup Sinarmas. Sebanyak 12,5% kepemilikan perusahaan digenggam oleh PT Sinar Mas Multiartha Tbk. (SMMA). Sementara itu, 80% saham LIFE digenggam oleh Mitsui Sumitomo Insurance Co. Ltd, perusahaan asuransi asal Jepang. Sementara itu, sebanyak 7,5% atau 157,50 juta saham LIFE dimiliki oleh publik.

Baca Juga

  • MSIG Life Cairkan Klaim Rp227 Miliar, Penyakit Jantung & Kanker Terbanyak
  • MSIG Life (LIFE) Ungkap Cara Dongkrak Pendapatan Premi pada 2026
  • MSIG Life Cairkan Klaim dan Santunan Rp1,07 Triliun Sepanjang 2025

Unlimited beneficiary owner (UBO) atau penerima manfaat akhir LIFE adalah Hideaki Nomura, Komisaris PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk. yang menjabat posisi tersebut sejak 2019.

Sementara jika menilik gerak saham di lantai bursa, LIFE dalam perdagangan intraday pukul 10.42 WIB melemah 0,85% ke Rp5.800. Level harga tersebut mencerminkan penurunan 8,66% dalam sebulan terakhir, atau koreksi 24,18% secara year to date (YtD).

Sebagai informasi, BEI mengumumkan tambahan 37 emiten yang masuk dalam daftar saham HSC. Emiten-emiten tersebut masuk daftar saham terkonsentrasi setelah BEI menambah kriteria metodologi penilaian HSC melalui price-impact to ratio. Dengan tambahan itu, daftar saham HSC kini menjadi 51 emiten.

Sejauh ini, hanya ada satu emiten yang bisa keluar dari daftar saham HSC sejak kebijakan ini efektif berlaku 2 April 2026, yakni PT Lima Dua Lima Tiga Tbk. (LUCY). PT Delta Wibawa Bersama selaku pemegang saham pengendali LUCY, pada 19 Juni 2026 telah melakukan penjualan saham yang membuat kepemilikannya terdilusi dari 59,42% menjadi 34,42%.

LUCY diumumkan masuk ke dalam daftar HSC pada 2 April 2026 karena ditemukan agregat kepemilikan terkonsentrasi mencapai 95,47%. Selanjutnya pada 2 Juli 2026, BEI mengumumkan LUCY telah keluar dari daftar saham HSC.

____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pria bawa bayi gasak produk kosmetik di minimarket Meruya Jakbar
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Darurat Antrean Panjang di SPBU Medan
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Pemerintah Pastikan BBM B50 Aman Digunakan Dan Tidak Merusak Mesin Kendaraan
• 23 jam lalunarasi.tv
thumb
Pemerintah Tunjuk Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penyalur Bansos dan Offtaker Hasil Panen
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cara Perempuan Mengenali Red Flag Pria saat Pertama Kali Kencan
• 2 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.