Maimanati Mutmainnah (24), mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Bandung (Unisba) hilang sejak Senin (13/7) sore. Keluarga telah menempuh berbagai cara untuk menemukan Maimanat, termasuk melapor ke polisi.
"Sudah. Hari Selasa sore baru lapor ke polisi," kata Kakak Maimanati, Fitri, saat dihubungi, Kamis (16/7).
Ia menjelaskan, laporan tersebut pertama kali disampaikan ke Polsek Cicalengka. Hingga kini, keluarga terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mencari keberadaan Maimanati.
Menurut Fitri, sebelum menghilang adiknya berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi ke Garut menghadiri undangan teman sekaligus berlibur. Maimanati berangkat pada Sabtu malam dan masih sempat berkomunikasi dengan keluarga hingga Senin.
"Terakhir kontak itu bilang katanya mau pulang Senin sore. Tapi setelah itu enggak ada lagi kontak, enggak bisa dihubungi lewat WhatsApp ataupun telepon," ujarnya.
Keluarga kemudian menelusuri informasi perjalanan Maimanati. Berdasarkan data pembelian tiket kereta menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Maimanati diketahui sempat membeli tiket dari Stasiun Kiaracondong menuju Cicalengka pada Senin.
Meski demikian, keluarga belum dapat memastikan perjalanan tersebut karena rekaman kamera pengawas (CCTV) di stasiun belum berhasil diperoleh.
"CCTV stasiunnya itu katanya birokrasinya panjang, jadi kemarin belum sempat dicek," kata Fitri.
Selain melapor ke polisi, keluarga juga telah mendatangi teman-teman Maimanati, mencari informasi di sekitar lokasi yang diduga menjadi tujuan di Garut, serta menghubungi saudara dan rekan-rekannya. Namun, hingga kini belum ada petunjuk mengenai keberadaan mahasiswi tersebut.
Respons Pihak KampusDosen Program Studi KPI Unisba, Fadhli, membenarkan bahwa pihak keluarga telah membawa kasus tersebut ke ranah kepolisian. Ia mengatakan fakultas terus menjalin komunikasi dengan keluarga untuk memantau perkembangan pencarian.
"Sudah (laporan). Mereka sudah melakukan pelaporan kepada Polda Jabar, kemudian hasilnya Polda Jabar memberikan instruksi kepada seluruh Kapolsek di lingkungan Polda Jabar untuk mencari Maimanati," ujar Fadhli.
Menurut Fadhli, pihak Fakultas Dakwah Unisba juga telah meminta mahasiswa untuk menyebarluaskan informasi orang hilang melalui media sosial agar jangkauan pencarian semakin luas.
Hingga kini, keluarga dan pihak kampus masih menunggu informasi dari masyarakat maupun kepolisian terkait keberadaan Maimanati.
Keluarga berharap siapa pun yang mengetahui atau melihat Maimanati dapat segera menghubungi pihak keluarga maupun aparat kepolisian agar mahasiswi yang sedang menyelesaikan skripsinya tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.





