KM Nurul Salsa Karam di Perairan Selayar! 24 Penumpang Masih Hilang, 1 Tewas dan 49 Selamat

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, SELAYAR – Pelayaran KM Nurul Salsa berubah menjadi tragedi di perairan Selayar. Kapal tersebut tenggelam setelah mengalami gangguan mesin saat perjalanan. Sebanyak 74 orang berada di kapal saat insiden nahas itu terjadi. Hingga kini, 24 penumpang masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Kapal Motor (KM) Nurul Salsa dilaporkan karam di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Kapal yang berangkat dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar itu diduga mengalami mati mesin sebelum akhirnya tenggelam di tengah perjalanan.

Data awal terkait jumlah penumpang sempat berbeda. Basarnas Makassar sebelumnya menerima laporan adanya 50 orang di kapal tersebut, namun setelah dilakukan pendataan ulang, jumlah sebenarnya mencapai 74 orang termasuk penumpang dan awak kapal.

“Laporan awal kepada kami ada 50 orang. Namun setelah dikonfirmasi ternyata ada 74 orang penumpang,” kata Kepala Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, Kamis (16/7/2026), seperti dilansir cnnindonesia.com.

Arif menjelaskan, KM Nurul Salsa mulai berlayar dari Pulau Jampea pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 05.00 Wita. Beberapa jam setelah perjalanan berlangsung, kapal mengalami kendala teknis hingga kehilangan tenaga mesin.

“Kapal mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan pada posisi perairan barat Pulau Polassi,” ujar Arif.

Lokasi kapal karam berada sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng Selayar. Setelah menerima laporan, operasi pencarian dan penyelamatan langsung dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur SAR serta kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Dalam proses evakuasi, KM Harapan Kita yang bergerak dari Pulau Jampea berhasil menemukan sejumlah korban pada Kamis (16/7) sekitar pukul 04.00 WITA.

“Sebanyak 49 orang berhasil dievakuasi. Sementara ada 6 orang lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian dan dievakuasi menuju Pulau Polassi,” kata Arif.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 49 orang dinyatakan selamat, sementara satu orang meninggal dunia. Adapun 24 orang lainnya masih belum ditemukan dan menjadi fokus utama pencarian tim SAR gabungan.

“Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang belum ditemukan dengan total penumpang dan awak kapal sebanyak 74 orang,” ujarnya.

Arif memastikan seluruh personel SAR terus melakukan pencarian sesuai prosedur operasi penyelamatan. Namun, ia menyebut data korban masih bersifat sementara karena pihaknya masih melakukan pencocokan informasi dengan keluarga penumpang.

“Tapi data korban ini masih belum valid, karena pihak tim SAR gabungan masih menunggu informasi dari pihak keluarga, dan mudah-mudahan tidak ada lagi laporan adanya pihak keluarga yang berada dalam KM Nurul Salsa tersebut,” katanya.

Radar Selatan melansir, salah satu informasi awal mengenai kondisi kapal datang dari seorang penumpang bernama Bau Intang. Sebelum kapal tenggelam, ia sempat mengirim pesan melalui WhatsApp kepada anaknya, Arif, yang berada di Benteng, Kepulauan Selayar.

Dalam pesan tersebut, Bau Intang mengabarkan bahwa KM Nurul Salsa mengalami mati mesin dan meminta agar kejadian itu segera dilaporkan kepada pihak Basarnas.

Kini, pencarian terhadap para korban yang masih hilang terus dilakukan. Tim SAR berpacu dengan waktu untuk menemukan 24 penumpang dan awak kapal yang belum diketahui keberadaannya. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar 23 Permohonan Uji Materi yang Diputus Mahkamah Konstitusi Hari Ini
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
ANTARA meriahkan semifinal piala dunia lewat nobar di Semarang
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Dua Motor Dilaporkan Hilang ke Suara Surabaya Hari Ini, Satu Dicuri Saat Ditinggal Ambil Uang
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Saatnya Kampus Berbenah untuk Mencegah Kekerasan Seksual
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Proyek Blok Masela Resmi Digarap, Bahlil Pastikan 60% Gasnya untuk Domestik
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.