BRIEF INSIGHT: Jelang Reaktivasi dan Komersialisasi Bandara Husein di Bandung

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah mempercepat reaktivasi Bandara Husein Sastranegara di Bandung dengan target dua rute penerbangan mulai beroperasi pada Agustus 2026. Sejumlah maskapai nasional maupun asing telah menyatakan minat membuka layanan, sementara pemerintah daerah mengebut perbaikan akses menuju bandara.

Namun, pembukaan kembali Husein bukan sekadar mengembalikan aktivitas penerbangan yang sempat dipindahkan ke Bandara Kertajati. Di baliknya, pemerintah juga menyiapkan model pengelolaan baru melalui skema komersialisasi agar bandara dapat beroperasi secara berkelanjutan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

Langkah tersebut memunculkan sejumlah pertanyaan. Mengapa Husein perlu dikomersialisasi? Bagaimana pembagian peran dengan Bandara Kertajati? Dan apakah kebijakan ini mampu menjawab kebutuhan konektivitas masyarakat tanpa mengorbankan investasi besar yang telah digelontorkan untuk Kertajati?

Mengapa Bandara Husein Direaktivasi?

Keputusan mengaktifkan kembali Bandara Husein Sastranegara tidak hanya bertujuan mengembalikan layanan penerbangan di Kota Bandung. Pemerintah juga ingin memastikan bandara memiliki model bisnis yang lebih berkelanjutan melalui skema komersialisasi.

Langkah ini muncul setelah evaluasi terhadap pengalihan seluruh penerbangan berjadwal ke Bandara Kertajati pada 2023. Meski Kertajati memiliki kapasitas lebih besar, jaraknya yang cukup jauh dari pusat Kota Bandung dinilai memengaruhi mobilitas penumpang, terutama wisatawan dan pelaku perjalanan bisnis.

Karena itu, pemerintah memilih mengoptimalkan kembali Husein dengan pembagian fungsi yang lebih jelas bersama Kertajati.

Apa yang Dimaksud Komersialisasi Bandara?

Komersialisasi bukan berarti pemerintah melepas kepemilikan Bandara Husein kepada swasta. Yang dimaksud adalah mengelola bandara dengan pendekatan bisnis sehingga tidak hanya bergantung pada pendapatan dari aktivitas penerbangan.

Model tersebut mengoptimalkan dua sumber pendapatan, yakni pendapatan aeronautika seperti biaya pendaratan pesawat, layanan penumpang, dan parkir pesawat, serta pendapatan nonaeronautika yang berasal dari penyewaan ruang usaha, pusat kuliner, area ritel, periklanan, parkir kendaraan, hingga pengembangan kawasan komersial di sekitar bandara.

Model ini telah diterapkan di banyak bandara modern, di mana pendapatan nonaeronautika menjadi salah satu penopang utama keberlanjutan operasional.

Mengapa Maskapai Mulai Melirik Husein?

Minat maskapai terhadap Bandara Husein didorong oleh tingginya permintaan perjalanan menuju Kota Bandung.

InJourney Airports mengungkapkan sedikitnya enam maskapai telah menyampaikan minat membuka rute dari dan menuju Husein. Selain maskapai nasional seperti Garuda Indonesia dan Citilink, maskapai asing seperti Scoot juga menjajaki peluang membuka penerbangan.

Pemerintah menargetkan dua rute pertama dapat beroperasi pada Agustus 2026 setelah seluruh aspek operasional, keselamatan, dan perizinan dinyatakan siap.

Selain melayani penerbangan domestik, Husein juga diproyeksikan kembali membuka konektivitas internasional secara bertahap, terutama menuju negara-negara ASEAN yang memiliki permintaan tinggi terhadap destinasi Bandung.

Bisakah Husein dan Kertajati Berjalan Berdampingan?

Inilah tantangan terbesar dalam kebijakan reaktivasi Bandara Husein.

Di satu sisi, Bandung membutuhkan bandara yang dekat dengan pusat kota untuk mendukung mobilitas masyarakat, sektor pariwisata, dan perjalanan bisnis.

Di sisi lain, pemerintah telah menginvestasikan dana besar untuk mengembangkan Bandara Kertajati sebagai bandara internasional utama di Jawa Barat.

Karena itu, pemerintah menegaskan kedua bandara tidak akan saling menggantikan, melainkan memiliki fungsi yang berbeda. Husein diarahkan melayani penerbangan dengan karakteristik tertentu yang membutuhkan akses cepat ke Kota Bandung, sedangkan Kertajati tetap dikembangkan sebagai hub penerbangan berkapasitas besar, termasuk untuk penerbangan internasional jarak jauh, kargo, dan pengembangan kawasan aerocity.

Pembagian pasar tersebut diharapkan mampu menjaga tingkat utilisasi kedua bandara secara bersamaan.

Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bandung?

Reaktivasi Bandara Husein diperkirakan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah.

Kemudahan akses udara diyakini akan meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat sektor perhotelan, restoran, pusat perbelanjaan, hingga industri MICE (meeting, incentive, convention, exhibition). Pelaku usaha pariwisata juga menilai pembukaan kembali rute internasional, khususnya dari Malaysia dan Singapura, dapat mengembalikan pasar wisata yang sempat beralih sejak penerbangan dipusatkan di Kertajati.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung juga mempercepat perbaikan akses jalan menuju Bandara Husein sebagai bagian dari kesiapan menyambut operasional kembali bandara.

Ke depan, keberhasilan komersialisasi Bandara Husein tidak hanya diukur dari jumlah penumpang yang kembali meningkat, tetapi juga dari kemampuan menciptakan model bisnis yang sehat, meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitarnya, serta tetap menjaga keseimbangan peran dengan Bandara Kertajati dalam sistem transportasi udara Jawa Barat.

Fakta-fakta Penting Daftar Sumber Artikel

Disclaimer: Tulisan ini merupakan hasil reportase tim redaksi Bisnis Indonesia yang dirangkum dengan bantuan teknologi kecerdasan artifisial. Seluruh fakta, data, dan kutipan merujuk pada artikel-artikel sumber yang digunakan dalam penyusunan briefing ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cinta Laura Kenang Momen Salah Duduk di Emmy Awards Bareng Michael Johnston
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina Patra Niaga Jamin Pasokan BBM Aman di Wilayah Sumbagsel
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Koperasi Desa Merah Putih Bakal Jadi Pusat Distribusi Bantuan Pemerintah dan Penyerap Hasil Panen
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Comeback Dramatis! Argentina Tundukkan Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dosen Ilmu Politik & Peneliti Bahas soal Ancaman Trump, Iran Serang Bahrain-Jordania
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.