Setelah terbiasa menikmati kopi manis, banyak orang mulai mencari pilihan yang lebih sehat.
IDXChannel—Budaya minum kopi di Indonesia terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Menariknya, menurut pelaku industri, tren kopi manis justru perlahan mulai ditinggalkan karena masyarakat beralih ke pilihan yang lebih sehat dan premium.
Commercial Director Rumah Koffie, Ryo Limijaya, mengatakan peningkatan konsumsi kopi di Indonesia tidak lepas dari semakin banyaknya variasi produk yang menyasar berbagai kalangan, khususnya penikmat kopi pemula.
Menurutnya, banyak pelaku industri menghadirkan minuman kopi dengan cita rasa manis sehingga lebih mudah diterima masyarakat. Strategi ini dinilai efektif untuk memperluas pasar kopi di Tanah Air.
“Semakin sekarang itu semakin banyak segmen orang kenalin kopinya. Rekan-rekan kami di industri kopi banyak yang main ke kopi yang manis-manis. Sehingga entry level untuk ngegedein market-nya makin bagus,” ujar Ryo dalam acara Launching Koffie Blend ‘Cublak Suweng’ oleh Roemah Koffie pada Kamis (16/7/2026).
Meski begitu, ia melihat kebiasaan konsumen akan berubah seiring waktu. Setelah terbiasa menikmati kopi manis, banyak orang mulai mencari pilihan yang lebih sehat dengan mengurangi kadar gula.
“Semakin lama itu kita lihat bahwa orang Indonesia atau siapa pun pasti akan menuju dari yang manis menuju ke yang non-manis. Karena trennya kan healthy semakin naik,” katanya.
Ryo menilai perubahan pola konsumsi itu menjadi peluang bagi produk kopi premium yang mengedepankan kualitas biji kopi dan cita rasa alami.
Jika biasanya penikmat kopi memilih berdasarkan harga yang terjangkau, kini mereka cenderung mencari produk dengan kualitas lebih baik.
“Mereka akan terus naik mencari yang lebih enak, mencari yang lebih sehat, akhirnya nyampai juga ke kita. Walaupun kita bilang bahwa siapa pun bisa minum produk kita,” ujarnya.
Karena itu, Ryo optimistis pasar kopi di Indonesia masih akan terus bertumbuh. Terlebih, didorong oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup yang lebih sehat tanpa meninggalkan kebiasaan menikmati kopi.
(Nadya Kurnia)





