Stok BBM Aman, Warga Diminta Tak Panic Buying

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - DPR dan Pemerintah memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di Indonesia terjaga sehingga meminta masyarakat tidak panic buying yang memicu antrean di SPBU.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya. Dirinya telah menerima laporan dari Pertamina Patra Niaga dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Dari hasil laporan yang diterima, stok BBM di seluruh depot di Indonesia dipastikan terjaga.

"Dapat kami sampaikan bahwa kami mendapat laporan dari Pertamina Patra Niaga bahwa stok BBM dari berbagai macam produk itu jumlahnya cukup, sangat mencukupi di depot masing-masing. Di seluruh depot yang ada di Indonesia semuanya mencukupi," ujarnya di ruang Komisi XII DPR RI, Kamis (16/7/2026).

Pernyataan yang sama juga disampaikan Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas bahwa penyaluran bio solar, minyak tanah, dan pertalite dalam taraf yang aman.

Dia menyebut bahwa antrean yang mengular di sejumlah titik, khususnya di Sumatra karena adanya penyalahgunaan BBM subsidi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Meski begitu, aparat penegak hukum (APH) telah dikerahkan untuk menangani perkara ini.

Baca Juga

  • BPH Migas Janji Antrean BBM di SPBU Sumatra Tuntas 1-2 Hari
  • BBM Langka di Sumatra, ESDM Minta Pertamina dan BPH Migas Cek ke Lapangan
  • Kadin Sumut Minta Pertamina Percepat Normalisasi Distribusi BBM

Terlebih banyak masyarakat yang semulanya menggunakan BBM nonsubsidi berakhir menggunakan BBM subsidi. 

"Kedua, adanya indikasi antrean, sepakat tadi adanya shifting perubahan pola pembelian BBM non-subsidi banyak yang pindah menjadi subsidi. Itu sesuai regulasi ketentuan memang diizinkan dan dimungkinkan untuk masyarakat," kata dia.

Lebih lanjut, Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, telah mengerahkan armada agar penyaluran BBM dapat berjalan optimal.

"Merespons apa yang beberapa hari ini terjadi, yang sudah dan terus kami lakukan yaitu dengan penambahan armada untuk armada darat," katanya.

Selain itu, Pertamina juga akan memperpanjang jam operasional SPBU maupun pengiriman dari depot ke SPBU.

Menurut Taufik, upaya ini dilakukan untuk mengurai antrean di sejumlah SPBU dalam jangka waktu dekat. Dirinya juga menegaskan bahwa stock BBM tidak mengalami kekurangan dan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Nah, ingin saya sampaikan juga bahwa mohon juga masyarakat tidak terlalu khawatir bahwa secara stok nasional kebutuhan BBM dan LPG kami senantiasa kita siapkan lebih dari cukup dan ini nanti akan kita uraikan untuk distribusinya lebih cepat ke SPBU-SPBU dan ritel," tandasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Pastikan Kopdes Merah Putih Dapat Pinjaman Rp 3 Miliar dari Bank
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Emas Antam Turun Tipis Menjadi Rp2,633 Juta per Gram pada Perdagangan Kamis
• 15 jam lalupantau.com
thumb
DPD RI Dorong RUU Kepulauan, Upaya Meratakan Pembangunan Nasional
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Wapres AS Akui Belum Mengetahui Bagaimana Konflik dengan Iran Akan Berakhir
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Iran Ancam Hancurkan Infrastruktur di Timur Tengah jika AS Serang Fasilitas Sipil
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.