Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan kebakaran lahan yang melanda wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil dipadamkan sepenuhnya. BNPB memastikan kebakaran tidak mengalami perluasan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, bahwa kepastian tersebut diperoleh setelah tim gabungan lintas instansi bergerak cepat melokalisasi rambatan api di lapangan.
"Api berhasil dipadamkan dan dipastikan tidak ada perluasan titik api," kata dia, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
Karhutla 7,5 Hektare di Sungai Segajah Jaya Padam dalam 3 HariAbdul menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran lahan tersebut dilaporkan melanda wilayah Desa Girimukti, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Rabu, 15 Juli 2026. Berdasarkan hasil asesmen cepat dari tim kedaruratan di lokasi kejadian, total luas area vegetasi yang terbakar akibat insiden tersebut dilaporkan mencapai 2,42 hektare.
Operasi pemadaman di lapangan dilakukan secara terintegrasi oleh tim gabungan yang terdiri atas unsur BPBD Penajam Paser Utara (PPU), DPKP Pos Penajam, DPKP Pos Petung, serta Brigade Karlabun Dinas Pertanian PPU.
Tim Manggala Agni melakukan pemadaman kebakaran lahan di Desa Sungai Segajah Jaya yang terbakar seluas 7,5 ha. ANTARA/HO-Manggala Agni
Untuk mempercepat proses pemadaman, dia menyebutkan bahwa juga dilakukan penyekatan titik api yang dibantu oleh personel dari Koramil Penajam, Polres PPU, Kapospol Petung, Satpol PP, beserta masyarakat setempat hingga api padam total pada Rabu malam.
Upaya maksimal tim petugas gabungan dilakukan agar api tidak merambat dan sulit dikendalikan mengingat lokasi kebakaran di Desa Girimukti merupakan wilayah strategis yang menjadi jalur penghubung menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan jarak diperkirakan sekitar 20 kilometer dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
"Pemadaman dilakukan oleh tim gabungan hingga api berhasil dipadamkan pada hari yang sama dan dipastikan tidak ada perluasan titik api," kata Abdul.




