tvOnenews.com - Perseteruan hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memasuki babak baru.
Setelah pihak Sarwendah menyampaikan harapan agar sengketa ini dapat diselesaikan secara damai melalui proses mediasi, kubu Ruben justru memberikan respons yang cukup tegas.
Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, Ruben menilai keinginan berdamai tidak cukup hanya disampaikan lewat pernyataan.
Menurutnya, perdamaian seharusnya dibuktikan dengan tindakan nyata, terutama terkait pelaksanaan hak bertemu anak yang selama ini menjadi persoalan utama.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa jalan menuju perdamaian antara kedua belah pihak masih menghadapi tantangan, meski proses mediasi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan belum dimulai.
- kolase tim tvOnenews.com
Minola Sebayang mengatakan Ruben pada dasarnya tidak menutup pintu perdamaian.
Namun, ia menilai syarat utama agar hubungan keduanya kembali membaik adalah pelaksanaan kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.
"Kalau pihak S mau berdamai dan menjalankan co-parenting anak-anaknya agar hak asuh tetap di tangannya, ya jalankan perjanjian sesuai Akta 39. Namun sampai sekarang Ruben masih kesulitan bertemu dan berkumpul dengan anak-anaknya, jadi gimana mau damai?" ucap Minola, dikutip dari kanal YouTube Reyben Entertainment.
Menurut Minola, kesulitan Ruben untuk bertemu kedua putrinya menjadi alasan utama mengapa kliennya akhirnya memilih menyelesaikan persoalan tersebut melalui jalur hukum.
Pihak Ruben menegaskan gugatan hak asuh anak bukanlah langkah yang diambil secara tiba-tiba.
Mereka menyebut keputusan membawa perkara ke pengadilan dilakukan setelah berbagai upaya sebelumnya dinilai tidak membuahkan hasil sesuai kesepakatan yang tertuang dalam Akta Notaris Nomor 39 yang dibuat pada Juni 2024.
Dalam akta tersebut, kedua pihak disebut telah mengatur pola pengasuhan bersama (co-parenting), termasuk pembagian waktu pertemuan antara ayah dan anak.
Namun, menurut kubu Ruben, kesepakatan tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.
"Kalau S bilang dia peduli anak, sayang anak tetapi tidak melakukan upaya apa pun untuk merealisasikan keinginan Ruben malah hanya terkesan omon-omon maka wajar Ruben mengajukan gugatan itu demi memperjuangkan anak-anaknya dari lingkungan yang menurut Ruben tidak aman," tegas Minola.




