Pembeli Bahan Bakar Mengular, Wamen Esdm: Masalah Tekni Distribusi | SAPA MALAM

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.TV - Antrean pembelian bahan bakar minyak mengular di sejumlah SPBU di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Bus dan truk mengantre hingga keluar SPBU berjam-jam untuk mendapatkan BBM jenis solar.

Mengularnya antrean truk dan bus di sejumlah SPBU di Makassar terus terjadi. Salah satunya di SPBU Bawakaraeng, Kota Makassar. Terlihat antrean hingga keluar SPBU.

Sopir bus dan truk mengaku harus mengantre bahkan sejak pagi. Mereka menyebut kesulitan mendapatkan solar di hampir semua SPBU di Kota Makassar.

Akibatnya, jadwal pengantaran barang mengalami keterlambatan lantaran harus mengantre lama di SPBU.

Antrean kendaraan untuk mengisi BBM masih terlihat di sejumlah SPBU di Kota Medan, Sumatera Utara. Namun, antrean tidak sepadat beberapa hari terakhir.

Pihak Pertamina menyebut terus berupaya memperlancar distribusi BBM ke sejumlah wilayah di Sumatera Utara, antara lain dengan menambah bantuan mobil tangki dan awaknya. Pihak Pertamina mengimbau warga tidak panik soal ketersediaan BBM.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuliot Tanjung, menanggapi kelangkaan bahan bakar minyak hingga memicu antrean kendaraan di sejumlah SPBU berbagai daerah. Yuliot bilang, masalah distribusi BBM saat ini cenderung merupakan persoalan teknis, sementara stok BBM masih aman, bahkan lebih dari cukup.

#bbm #spbu #wamenesdm

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Perempuan di Indekos Denpasar, Polisi Tangkap Kekasih Korban | SAPA MALAM

 

Penulis : Yulian-Indah

Sumber : Kompas TV

Tag
  • wamen esdm
  • spbu
  • bbm
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harry Kane usai Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026: Kami Beri Argentina Terlalu Banyak Ruang
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Curhat Warga Depok Diteror Tetangga: Dilempar Telur hingga Diancam Santet
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Komisi XII: Tren Shifting ke BBM Subsidi Jadi Sebab Antrean SPBU
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Perjalanan Argentina Menuju Final Piala Dunia 2026, Dramatis sampai Akhir
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
Pertamina EP Jambi Komersialisasikan Gas Sengeti dengan Cadangan 14,76 BSCF
• 2 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.