Hadirkan Layanan Starlite Super & Wi-Fi 7 Cuma Rp 250.000 Per Bulan, SURGE Raih Apresiasi Global

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Emiten konektivitas digital, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) alias SURGE, meraih Penghargaan World Broadband Association (WBBA) Gigacity Champion Award pada ajang Broadband Development Summit APAC 2026.

Direktur SURGE, Shannedy Ong menjelaskan, capaian itu diraih atas keberhasilan pihaknya menghadirkan Starlite SUPER, layanan fixed broadband berbasis Wi-Fi 7 pertama di Indonesia dengan kecepatan hingga 2000 Mbps, dengan harga habya Rp 250.000 per bulan.

Baca Juga :
Layanan Internet Mulai Rp 100 Ribuan, SURGE & Telemedia Luncurkan IRA—Internet Rakyat
IndiHome Telkomsel Hadirkan Ultra Mesh Wi‑Fi untuk Rumah Banyak Sekat dan Kamar, Ini Keunggulannya

"Penghargaan ini merupakan pengakuan bahwa inovasi bukan hanya tentang menghadirkan teknologi paling mutakhir, tetapi juga memastikan teknologi tersebut dapat dinikmati oleh sebanyak mungkin masyarakat," kata Shannedy dalam keterangannya, Kamis, 16 Juli 2026.

SURGE, Telemedia
Photo :
  • [Istimewa]

Melalui Starlite SUPER, Dia menegaskan bahwa pihaknya ingin membawa pengalaman internet kelas dunia dengan kecepatan hingga 2000 Mbps ke rumah-rumah di Indonesia, dengan harga yang tetap terjangkau.

Shannedy menambahkan, penghargaan ini juga diberikan sebagai pengakuan atas komitmen SURGE, dalam mempercepat terwujudnya ekosistem Gigacity melalui penyediaan layanan fixed broadband berkecepatan gigabit. Tak hanya mengadopsi teknologi Wi-Fi generasi terbaru, layanan itu juga menjadikannya dapat diakses oleh masyarakat dengan harga yang terjangkau.

"Kehadiran Starlite SUPER menandai babak baru perkembangan fixed broadband Indonesia, sekaligus menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara terdepan di kawasan Asia-Pasifik dalam implementasi layanan Wi-Fi 7 untuk masyarakat," kata Shannedy.

Pencapaian tersebut dibangun di atas fondasi infrastruktur digital SURGE yang mengintegrasikan jaringan Fiber-to-the-Home (FTTH) berbasis XGS-PON, dengan lebih dari 8.000 kilometer jaringan backbone serat optik di koridor perkeretaapian nasional.

Infrastruktur tersebut dikembangkan bersama NTT East, melalui kepemilikan saham oleh NTT eASIA sebesar 49 persen di WEAVE, anak usaha SURGE yang membangun dan mengoperasikan jaringan FTTH Starlite.

Untuk layanan Starlite SUPER, SURGE didukung oleh Huawei sebagai mitra teknologi global yang menyediakan solusi XGS-PON dan Wi-Fi 7 secara menyeluruh dalam mewujudkan layanan fixed broadband berkapasitas gigabit.

“Kami tidak membangun ini sendirian. NTT East membawa keahlian kelas dunia dalam pembangunan jaringan fiber, sementara para mitra teknologi kami menghadirkan solusi yang memungkinkan implementasi layanan Wi-Fi 7 berkecepatan hingga 2000 Mbps. Bersama-sama, kami membangun fondasi bagi era Gigacity di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :
Internet 100 Mbps cuma Rp100 Ribu: ZTE dan Surge Luncurkan Internet Rakyat Pakai 5G
WiFi Rumah di Era Digital: Bukan Sekadar Cepat, tapi Harus Stabil
Bisnis Online bisa Mandek Gara-gara WiFi, Ini Fakta yang Sering Diabaikan Pelaku Usaha

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wanita Ini Coba Selundupkan Pil Ektasi Dibungkus Tisu ke Rutan Salemba
• 21 jam laludetik.com
thumb
Tekanan Nilai Tukar Hantui Pengusaha, Kadin Institute: Kepastian Kebijakan Pemerintah Jadi Kunci Pemulihan
• 17 jam laludisway.id
thumb
Tragis! Pemuda di Pekalongan Ditusuk Teman Sendiri, Korban Sempat Dikejar
• 3 jam lalueranasional.com
thumb
Polisi Ungkap Balita Korban Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Pelaku Kena Pasal Penganiayaan Berat
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Dilaporkan Lagi atas Dugaan Pencemaran Nama Baik, Roy Suryo: Enggak Apa-apa
• 2 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.