Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 164 pelajar dari berbagai Sekolah Luar Biasa (SLB) di Jakarta mendapatkan kesempatan istimewa untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (16/7).
Kehadiran mereka merupakan bagian dari program bertajuk "Istana untuk Anak Sekolah".
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan harapannya agar kunjungan ini memberikan kesan mendalam bagi para siswa.
"Pagi ini, Istana kembali membuka pintunya untuk anak-anak Indonesia. Sebanyak 164 siswa dari Institusi Disabilitas Indonesia (INDISI) hadir dalam program 'Istana untuk Anak Sekolah'. Dengan penuh semangat, adik-adik penyandang disabilitas tunarungu, tunagrahita, dan tunadaksa datang untuk mengenal lebih dekat Istana Kepresidenan Jakarta dan sejarah bangsa," kata Seskab.
Teddy menginginkan agar pengalaman berkeliling Istana ini menumbuhkan kepercayaan diri para siswa.
Ia menegaskan bahwa setiap anak Indonesia, terlepas dari kondisinya, memiliki hak dan peluang yang setara untuk bermimpi, menuntut ilmu, dan memberikan pengabdian terbaik bagi negara.
Bagi Seskab, melihat antusiasme para pelajar disabilitas tersebut memberikan kesan tersendiri.
Ia meyakini bahwa kekurangan fisik sama sekali bukan penghambat bagi seseorang untuk berjuang meraih masa depan yang cerah.
"Mereka hadir dengan cita-cita yang tinggi, semangat yang besar, dan tekad yang kuat untuk terus belajar dan meraih masa depan. Hari ini menjadi pengingat bahwa semangat, tekad, dan cita-cita tidak pernah mengenal batas," ujar Teddy.
Lebih lanjut, ia berharap partisipasi siswa-siswi SLB dalam program ini menjadi stimulan agar mereka tetap berani bermimpi dan terus berkarya tanpa rasa takut.
"Disabilitas bukanlah batas untuk meraih cita-cita. Siapa tahu, kelak dari langkah-langkah kecil hari ini akan lahir karya-karya besar yang mengharumkan nama Indonesia di mata dunia," tambah Teddy.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, rombongan diajak mengeksplorasi sejumlah area penting, seperti Istana Negara, Istana Merdeka, serta Gedung Sekretariat Kabinet.
Berdasarkan dokumentasi dari Sekretariat Presiden, para siswa juga tampak antusias melihat keberagaman seragam yang dikenakan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) saat bertugas.




