Penanganan Distribusi BBM di Sumut Berangsur Pulih, Hipmi: Sistem Penyaluran Wajib Dievaluasi

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Dari perspektif dunia usaha, gangguan pasokan BBM dapat meningkatkan biaya logistik dan menghambat pergerakan barang serta jasa.

Penanganan Distribusi BBM di Sumut Berangsur Pulih, Hipmi: Sistem Penyaluran Wajib Dievaluasi. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menilai langkah cepat yang dilakukan Pertamina Patra Niaga dalam menangani antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumatera Utara (Sumut) menjadi upaya penting untuk menjaga aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. 

Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi), Anthony Leong, mengatakan ketersediaan BBM memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran aktivitas ekonomi daerah. Namun, dia juga mengapresiasi komitmen Pertamina dalam mempercepat normalisasi pasokan sekaligus mengurangi antrean yang sempat terjadi di sejumlah wilayah.

Baca Juga:
Permintaan BBM Melonjak, Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal

“Kelangkaan dan antrean BBM yang sempat terjadi di Sumatera Utara tentu menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat dan dunia usaha. BBM merupakan komoditas strategis yang memengaruhi mobilitas, distribusi barang, hingga stabilitas harga kebutuhan pokok,” kata Anthony, dalam keterangan tertulis, Kamis (16/7/2026).

Menurut Anthony, dari perspektif dunia usaha, gangguan pasokan BBM dapat meningkatkan biaya logistik dan menghambat pergerakan barang serta jasa. Dia menyarankan perlu adanya langkah antisipatif secara lebih kuat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

Baca Juga:
BPH Migas Bakal Blokir QR Code Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi

Anthony menilai penambahan armada mobil tangki, personel distribusi, serta operasional terminal BBM selama 24 jam yang dilakukan Pertamina akan mampu mempercepat pemulihan pasokan di wilayah terdampak. Upaya tersebut, kata dia, menunjukkan komitmen perusahaan untuk mempercepat normalisasi pasokan sekaligus mengurangi antrean yang sempat terjadi di sejumlah wilayah.

"Saya melihat solusi jangka panjang tidak cukup hanya mengandalkan penambahan armada. Menurut saya, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap rantai pasok dan sistem distribusi BBM, termasuk kesiapan infrastruktur logistik, pengelolaan stok, serta pemantauan pasokan secara real time agar distribusi dapat berjalan lebih efektif," katanya.

Baca Juga:
Pertamina Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Pertalite Cukup untuk 15 Hari ke Depan

Dia menambahkan bahwa keamanan pasokan energi harus dibangun melalui sistem mitigasi risiko yang kuat, ketersediaan stok penyangga yang memadai, serta kesiapan menghadapi berbagai potensi gangguan distribusi di masa depan.

Lebih lanjut, dia menekankan pentingnya sinergi antara Pertamina, pemerintah daerah, dan aparat dalam menjaga kelancaran distribusi energi, khususnya saat terjadi lonjakan permintaan. Menurutnya, koordinasi yang baik akan mempercepat pengambilan keputusan, menjaga kelancaran jalur distribusi, serta meminimalkan potensi kepanikan masyarakat akibat informasi yang tidak akurat.

“Pada akhirnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci untuk menjaga stabilitas pasokan energi, mendukung keberlangsungan aktivitas ekonomi daerah, serta memberikan kepastian bagi masyarakat dan pelaku usaha,” kata Anthony.

Hipmi turut mengapresiasi inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Anggota Komisi XII DPR RI Ade Jona Prasetyo terkait persoalan antrean dan kelangkaan BBM di Sumatera Utara. 

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan fungsi pengawasan DPR berjalan dengan baik dalam memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap terjaga.

“Koordinasi yang terbangun antara DPR, Pertamina, pemerintah daerah, dan aparat akan mempercepat penyelesaian masalah di lapangan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem distribusi BBM ke depan,” ujarnya.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gudang Amunisi di Madiun Meledak Hebat, TNI AD: Kita Sudah Bentuk Tim Investigasi!
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Jadwal Kapal Pelni dari Pelabuhan Tenau Kupang Selama Juli 2026
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
AKPI Dorong Reformasi Hukum Kepailitan untuk Perkuat Investasi
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
DPRD Dorong Penguatan Peran Bank Bandung untuk Dongkrak PAD
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Ekonom Ingatkan Bahaya KPR 40 Tahun, Waspada Gagal Bayar Bisa Mengintai
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.