AS Kembali Gempur Iran, Pulau Qeshm hingga Bandar Abbas Jadi Sasaran

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Amerika Serikat (AS) masih menggempur Iran. Dilansir AFP, sejumlah media Iran pada Kamis (16/7) melaporkan bahwa AS melancarkan serangan di sekitar Pulau Qeshm, yang terletak di Teluk Persia dekat Selat Hormuz.

"Serangan rudal Amerika di sekitar Qeshm." tulis kantor berita FARS via AFP.

Sementara itu, kantor berita Tasnim menyebut seorang korespondennya melaporkan sejumlah lokasi di sekitar pulau tersebut "dihantam proyektil dari musuh Amerika."

Televisi pemerintah Iran juga melaporkan bahwa Kota Pelabuhan Bandar Abbas menjadi sasaran pada Kamis malam.

Serangan-serangan ini terjadi sekitar sebulan setelah penandatanganan kesepakatan pendahuluan yang dimaksudkan untuk mengakhiri konflik, yang pecah pada akhir Februari menyusul serangan besar-besaran AS dan Israel terhadap Iran.

Sebelumnya pada Kamis, Teheran memperingatkan akan menyerang infrastruktur di kawasan jika Presiden Donald Trump merealisasikan ancamannya untuk menyerang pembangkit listrik dan jembatan di Iran.

Peringatan itu muncul setelah kedua negara kembali saling melancarkan serangan.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan telah menembakkan rudal balistik ke sebuah pangkalan udara AS di Yordania sebagai balasan atas apa yang mereka sebut sebagai serangan Amerika di dekat sebuah rumah sakit kanker anak di Iran.

Di saat yang sama, Kuwait dan Bahrain juga melaporkan adanya serangan udara yang mengarah ke wilayah mereka.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Tarik Dana SAL dari Himbara, Ternyata Permintaan BI
• 16 jam lalueranasional.com
thumb
Ternyata Ini Alasan di Balik Adanya Perebutan Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026, Prancis Akan Hadapi Inggris
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Janji Sandy Walsh untuk Persib Bandung: Saya Datang untuk Kasih yang Terbaik!
• 17 jam lalubola.com
thumb
Kemendagri Klaim Kinerja Tetap Optimal di Tengah Efisiensi Anggaran
• 45 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Penyidikan Kasus MBG Berlanjut, Permohonan "Justice Collaborator" Sony Sonjaya Ditolak Lagi
• 14 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.