Final Piala Dunia 2026: Duel Mentor dan Murid, Antara Luis de la Fuente dan Lionel Scaloni

harianfajar
17 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, NEW YORK – Final Piala Dunia 2026 dihelat Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB (03.00 Wita). Menghadirkan duel emosional antara dua pelatih yang memiliki hubungan guru dan murid. Luis de la Fuente dari Timnas Spanyol melawan Lionel Scaloni dari Argentina.

Pertemuan ini bukan sekadar adu strategi di lapangan. Ini jadi ajang pembuktian antara mentor dan murid yang telah menjalin hubungan erat selama bertahun-tahun.

Timnas Spanyol memastikan tempat di final setelah menundukkan Prancis dengan skor 2-0 di semifinal. Mereka menyingkirkan salah satu kandidat kuat juara.

Sementara itu, Argentina meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Inggris di Stadion Atlanta. Kemenangan ini membawa Argentina ke final untuk kedua kalinya secara beruntun setelah sebelumnya juga tampil di final Piala Dunia 2022 di Qatar.

La Furia Roja berpeluang menambah gelar juara dunia mereka yang kedua, sementara La Albiceleste bertekad mempertahankan gelar juara sekaligus memburu bintang keempat di sejarah mereka.

Keistimewaan final ini terletak pada kisah di balik layar antara pelatih kedua tim. Lionel Scaloni, yang kini berusia 48 tahun, pernah menjadi murid dari Luis de la Fuente saat mengikuti kursus kepelatihan Lisensi Pro UEFA pada tahun 2017 di Madrid, Spanyol.

Pada waktu itu, Scaloni masih menjabat sebagai asisten pelatih Sevilla dan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh RFEF, federasi sepak bola Spanyol, dengan De la Fuente sebagai salah satu instruktur senior yang mengajarkan taktik dan metodologi kepelatihan.

Scaloni menegaskan bahwa bimbingan dari De la Fuente sangat berpengaruh dalam karier kepelatihannya.

“Saya memiliki hubungan khusus dengannya terutama karena dia pernah menjadi guru saya di Sekolah Pelatih,” kata Scaloni saat diwawancarai, dikutip dari Diario AS, dikutip Jumat (17/7/2026).

“Saat kami menjuarai Piala Dunia, saya sempat berbincang dengan dia, dan saya rasa hal itu sangat membantunya. Saya tidak mengatakan itu karena sombong, tetapi memang begitu adanya.”

‘Kami saling mengenal dengan sangat baik. Dia memimpin tim nasionalnya dengan sangat baik, dan saya senang melihatnya di final, sama seperti saya senang untuk Spanyol. Anda tahu saya tinggal di sana dan memiliki keluarga di Spanyol, tetapi saya turut merasakan apa yang mereka rasakan karena pada hari Minggu nanti kami akan berusaha untuk menang. Ini akan menjadi pertandingan sepak bola yang hebat karena mereka memiliki banyak pemain berbakat,” ungkap Scaloni.

Kedekatan antara Scaloni dan De la Fuente yang dimulai dari hubungan guru-murid kini berlanjut ke panggung terbesar sepak bola dunia. Kedua pelatih dipastikan akan memberikan strategi terbaik mereka demi membawa timnya meraih gelar juara dunia.

Pertarungan ini juga menjadi simbol keberhasilan pembinaan kepelatihan yang berjalan harmonis antara kedua sosok tersebut.

Dengan latar belakang yang unik ini, final Piala Dunia 2026 bukan hanya soal siapa yang lebih hebat di lapangan, tetapi juga kisah inspiratif tentang mentor dan murid yang bertemu kembali dalam situasi kompetitif tertinggi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mbappe Berpeluang Salip Messi, Intip Daftar Top Skor Piala Dunia 2026
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
• 14 jam laluokezone.com
thumb
Tanda Kamu Bisa Menginspirasi Orang Lain
• 15 jam lalubeautynesia.id
thumb
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar Hukum: Jangan Sampai Jeruk Periksa Jeruk!
• 21 jam laluokezone.com
thumb
China Bagi-Bagi 5.000 Pelatihan AI ke Negara Berkembang, Tantang Dominasi AS?
• 11 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.