Viral Video Penyerangan di Makassar, Ternyata Anak SD Main Perang-perangan Pakai Kertas

rctiplus.com
9 jam lalu
Cover Berita
Viral Video Penyerangan di Makassar, Ternyata Anak SD Main Perang-perangan Pakai KertasNasional | inews | Jum'at, 17 Juli 2026 - 10:35Dengarkan Berita

Viral Video Penyerangan di Makassar, Ternyata Anak SD Main Perang-perangan Pakai Kertas

MAKASSAR, iNews.id - Rekaman video aksi saling serang dan kejar sekumpulan anak-anak di Jalan Arif Rahman Hakim, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, viral di media sosial. Polisi bergerak cepat ke lokasi dan memastikan narasi perang kelompok dalam video viral tersebut tidak benar

Dalam rekaman, sejumlah anak terlihat berlarian dan saling melontarkan anak panah mainan di jalan. Video tersebut sempat menimbulkan keresahan setelah beredar luas di media sosial 

Merespons laporan warga dan viralnya video, personel Polsek Tallo langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi kemudian menemui tokoh masyarakat serta anak-anak yang terlibat untuk memberikan edukasi dan pembinaan.

Kapolsek Tallo AKP Asfada menegaskan, fakta di lapangan tidak ada aksi penyerangan maupun perang antarkelompok seperti narasi yang beredar. Namun para anak SD ini sedang bermain perang-perangan menggunakan busur dari kertas.

Baca Juga:Siswa SMP Jadi Korban Perundungan Kakak Kelas di Sekolah, Sang Ibu Minta Keadilan

"Terkait video viral yang menyebutkan telah terjadi penyerangan atau perang kelompok kami tegaskan itu tidak benar. Kejadian sebenarnya ada beberapa anak-anak SD yang membuat senjata dari kertas, kemudian mereka bermain perang-perangan," ujarnya.

Kapolsek memastikan sekumpulan anak SD tersebut sedang bermain perang-perangan menggunakan busur dari kertas. Meski hanya permainan anak-anak, polisi tetap meminta kegiatan tersebut dihentikan. Sebab, aksi itu dinilai dapat memunculkan kesalahpahaman dan membuat masyarakat resah.

"Kami minta agar permainan itu dihentikan mengingat kegiatan itu dapat meresahkan dan menjadi bias di masyarakat, walaupun itu permainan anak-anak SD," katanya.

Petugas juga mengamankan sejumlah busur mainan yang terbuat dari kertas. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah permainan serupa kembali dilakukan di jalan.

Polisi kemudian memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai bahaya bermain perang-perangan di ruang publik. Selain berisiko menimbulkan cedera, aksi tersebut dapat disalahartikan sebagai konflik antarkelompok.

Baca Juga:Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan

Polsek Tallo turut mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama saat bermain di luar rumah. Pengawasan dinilai penting agar permainan tidak berkembang menjadi tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

#sulsel

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
AP3KI Bertemu Mendagri Tito, Bahas Kedudukan PPPK & PPPK Paruh Waktu Setara PNS
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
BI: Data Kinerja Dunia Usaha pada Kuartal II 2026 Meningkat
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Foto: Asap Kebakaran Ontario Menjalar Hingga New York
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Update Bursa Transfer Emil Audero: Masa Depan Kiper Timnas Indonesia Masih Terombang-ambing
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
BMKG Prakirakan Cuaca Surabaya dan Seluruh Jatim Berpeluang Cerah Seharian Ini
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.