Medan: Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kota Medan, Sumatra Utara membuat aparat kepolisian turun tangan. Polrestabes Medan mengerahkan personel untuk mengawal distribusi BBM dari Depot Pertamina Medan Labuhan menuju SPBU, guna memastikan pasokan tiba tepat waktu dan mencegah penyimpangan.
Tim gabungan Polrestabes Medan melakukan pengawalan ketat terhadap seluruh truk tangki pengangkut BBM yang berangkat dari Depot Pertamina Medan Labuhan menuju berbagai SPBU di Kota Medan.
Setiap truk tangki dikawal oleh dua unit sepeda motor patroli dan satu mobil patroli. Pengawalan dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar, sekaligus mencegah penyalahgunaan yang dapat memperburuk kelangkaan BBM di sejumlah wilayah.
Baca Juga :
Komisi XII DPR Panggil Pertamina dan BPH Migas, Pastikan Stok BBM Nasional AmanKapolrestabes Medan Komisaris Besar Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan pengamanan tidak hanya dilakukan selama perjalanan distribusi, tetapi juga di seluruh SPBU.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban masyarakat yang mengantre membeli BBM serta mengantisipasi kemacetan akibat antrean kendaraan yang meluber hingga ke badan jalan.
"Satu mobil tangki dikawal satu mobil patroli di depannya atau satu mobil tangki dikawal 2 motor patroli di depannya. Masing-masing SPBU tersebut dilakukan pengaturan pelayanan penjagaan sebanyak 10 personel kepolisian yang merupakan gabungan dari Polrestabes Medan, polsek di dalamnya dan Polda Sumatera Utara," ujar Calvijn
Baca Juga :
Jurus Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi BBM di Sumatera UtaraKelangkaan BBM di Kota Medan dan sejumlah daerah di Sumatera Utara terjadi dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah dan Pertamina memastikan kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kekurangan stok, melainkan kendala pada proses distribusi. Melalui pengawalan ini, distribusi BBM diharapkan kembali normal sehingga kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi. (Metro TV/Edy Sembiring)




