Polisi Kawal Ketat Distribusi BBM ke SPBU di Medan

metrotvnews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Medan: Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kota Medan, Sumatra Utara membuat aparat kepolisian turun tangan. Polrestabes Medan mengerahkan personel untuk mengawal distribusi BBM dari Depot Pertamina Medan Labuhan menuju SPBU, guna memastikan pasokan tiba tepat waktu dan mencegah penyimpangan.

Tim gabungan Polrestabes Medan melakukan pengawalan ketat terhadap seluruh truk tangki pengangkut BBM yang berangkat dari Depot Pertamina Medan Labuhan menuju berbagai SPBU di Kota Medan.

Setiap truk tangki dikawal oleh dua unit sepeda motor patroli dan satu mobil patroli. Pengawalan dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar, sekaligus mencegah penyalahgunaan yang dapat memperburuk kelangkaan BBM di sejumlah wilayah.

Baca Juga :

Komisi XII DPR Panggil Pertamina dan BPH Migas, Pastikan Stok BBM Nasional Aman
Selain menjamin keamanan distribusi, pengawalan juga bertujuan mempercepat waktu tempuh truk tangki menuju SPBU. Dengan pengawalan polisi, kendaraan pengangkut BBM diprioritaskan melintas sehingga dapat meminimalkan hambatan akibat kepadatan lalu lintas.

Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan pengamanan tidak hanya dilakukan selama perjalanan distribusi, tetapi juga di seluruh SPBU.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketertiban masyarakat yang mengantre membeli BBM serta mengantisipasi kemacetan akibat antrean kendaraan yang meluber hingga ke badan jalan.

"Satu mobil tangki dikawal satu mobil patroli di depannya atau satu mobil tangki dikawal 2 motor patroli di depannya. Masing-masing SPBU tersebut dilakukan pengaturan pelayanan penjagaan sebanyak 10 personel kepolisian yang merupakan gabungan dari Polrestabes Medan, polsek di dalamnya dan Polda Sumatera Utara," ujar Calvijn

Baca Juga :

Jurus Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi BBM di Sumatera Utara
BBM langka
Kelangkaan BBM di Kota Medan dan sejumlah daerah di Sumatera Utara terjadi dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah dan Pertamina memastikan kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kekurangan stok, melainkan kendala pada proses distribusi. Melalui pengawalan ini, distribusi BBM diharapkan kembali normal sehingga kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi. (Metro TV/Edy Sembiring)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Konser Akbar Monas 2026: Pertunjukan Musik Klasik di Ruang Terbuka, Gratis!
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Berkas Kasus Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Jelang Super League: PSIM Jogja Tetap Bermarkas di Stadion Sultan Agung untuk Musim 2026/2027
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Meski Ada 3 Kasus, Kejagung Pastikan Febrie Adriansyah Baru Jadi Tersangka 1 Perkara
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Diduga Sopir Microsleep, Kecelakaan di Tol Malang-Pandaan Tewaskan 5 Orang
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.