Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo tengah disorot terkait dengan isu mutasi pegawai di lingkungan Kementerian PU buntut dari bocornya surat internal kementerian.
Namun demikian, Dody telah menepis kabar tersebut. Sebab, mutasi merupakan hal yang lazim dilakukan dalam organisasi besar dan tidak berkaitan dengan isu yang beredar.
"Mutasi kan biasa aja. Orang pegawai gue 38.600 masa enggak boleh mutasi?" ujar Dody saat ditemui usai rapat terbatas mengenai Koperasi Desa Merah Putih di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Saat ditanya apakah mutasi tersebut berkaitan dengan dugaan kebocoran surat internal, Dody membantah tegas. Selain itu, Dody juga menepis tudingan mengenai adanya praktik nepotisme dalam pengangkatan komisaris yang disebut-sebut melibatkan kerabatnya.
"Enggak ada," katanya.
Simak profil Menteri PU DodyDody Hanggodo lahir di Mojokerto pada 1966. Dia merupakan pria lulusan S1 Teknik Perminyakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) pasa 1989.
Baca Juga
- Viral Surat Dinas ke Amerika Bocor, Menteri PU Bantah Mutasi Pegawai
- Menteri Purbaya Ungkap Tujuan Lahan Hibah Meikarta jadi PMN Danantara
- Menteri PU Bakal Bentuk Satgas Khusus untuk Antisipasi El Nino
Selang tiga tahun kemudian, Dody meraih gelar S2 Master of Petroleum Engineering di Universitas TULSA, Oklahoma, USA pada 1992.
Berdasarkan penelusuran Bisnis, Dody tercatat pernah menjadi komisaris PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN). Perusahaan itu bergerak di bidang perkebunan dan pengolahan kelapa sawit.
Perusahaan tersebut berlokasi di Kecamatan Batu Engau, kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur dengan luas izin usaha mencapai 22.500 hektare. PGUN merupakan anak usaha PT Araya Agro Lestari dan PT Citra Agro Lestari.
Citra Agro Raya Lestari dan Araya Agro Lestari merupakan entitas usaha yang dimiliki oleh anak Haji Isam, yakni Jhony Saputra dan Liana Saputri.
Adapun, dalam situs PU.go.id, Dody juga sempat mengemban jabatan pada sejumlah perusahaan mulai dari Konsultan Bisnis Baramega Citra Mulia Persada (tambang batubara) dan Prima Alam Gemilang (pabrik gula) periode 2015-2024.
Kemudian,Director Commercial & Business Development PT Indika Indonesia Resources pada 2011-2015; Executive Vice President Marketing & Business Development PT Dua Samudera Perkasa (Pertambangan, Pengiriman, dan Perdagangan Batubara Internasional) pada 2007-2011; dan Manager Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi NAD-NIAS Regional IV periode 2006-2007.
Selanjutnya, Business Development Manager PT Wahana Krida Mandiri periode 2004-2006; Business Development Manager PT. Tri Usaha Mandiri pada 2002-2004; General Manager Fajrindo Group pada 1999-2002; Assistant Vice President Citibank, N.A pada 1993-1998
Oil Field Production Supervisor ASAMERA Oil Co pada 1992-1995; dan Petroleum Engineer ASAMERA Oil Co pada 1989-1990. Di sisi lain, Dody juga diketahui merupakan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat. Hal tersebut terungkap dari postingan X partai berlogo bintang mercy pada (4/5/2026).





