SELAYAR, iNews.id – Tim SAR gabungan masih mencari 24 orang hilang setelah KM Nurul Salsa mengalami mati mesin hingga tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Data sementara menyebutkan kapal tersebut membawa 70 penumpang dan awak.
Sebanyak 47 orang telah ditemukan, terdiri atas 46 korban selamat dan satu meninggal dunia. Basarnas menegaskan data jumlah penumpang maupun korban masih dalam proses verifikasi bersama keluarga dan pihak terkait.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan, data awal yang diterima menyebutkan kapal membawa 50 orang. Namun, jumlah tersebut berubah setelah dilakukan pendataan ulang.
"Data awal yang kami terima menyebutkan jumlah penumpang sebanyak 50 orang. Namun setelah dilakukan verifikasi ulang bersama pihak terkait, jumlah keseluruhan orang di kapal mencapai 70 orang. Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang belum ditemukan," ujarnya, Jumat (17/7/2026).
Baca Juga:Firdaus Oiwobo Laporkan Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ke Polres TangselKM Nurul Salsa berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 05.00 WITA. Dalam perjalanan, kapal mengalami gangguan mesin di perairan sebelah barat Pulau Polassi. Lokasi kejadian diperkirakan berjarak sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng Selayar.
Basarnas langsung mengerahkan unsur SAR setelah menerima laporan mengenai kapal tersebut.
"Begitu menerima informasi terkait KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin di perairan Selayar, kami segera menggerakkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang serta awak kapal," katanya.
KM Harapan Kita yang bergerak dari Pulau Jampea kemudian menemukan sejumlah korban pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 04.00 WITA.
Sebanyak 41 orang, termasuk awak kapal, berhasil dievakuasi dari lokasi yang berjarak sekitar 18 mil laut dari titik kejadian. Enam korban lainnya diselamatkan kapal nelayan dan dibawa menuju Pulau Polassi.
Berdasarkan perkembangan sementara, total korban yang telah ditemukan mencapai 47 orang. Rinciannya, 46 orang selamat dan satu korban meninggal dunia.
Baca Juga:Kejaksaan Geledah Dinas Pendidikan Sulsel, Ada Apa?Namun, data pencarian yang disampaikan masih belum final. Basarnas masih menunggu laporan tambahan dari keluarga untuk memastikan jumlah penumpang dan awak kapal yang sebenarnya.
"Kami mohon doanya, mudah-mudahan tim SAR gabungan bisa secepatnya menemukan korban yang masih dalam pencarian. Tapi data korban ini masih belum valid, karena pihak tim SAR gabungan masih menunggu informasi dari pihak keluarga, dan mudah-mudahan tidak ada lagi laporan adanya pihak keluarga yang berada dalam KM Nurul Salsa tersebut," katanya.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Selayar, Kantor Basarnas Makassar, TNI AL, awak KRI Marlin 877, KM Harapan Kita, BPBD Selayar, Syahbandar, SROP Selayar, Polair, serta sejumlah kapal nelayan.
Pencarian fokus di sekitar titik tenggelamnya kapal dan wilayah yang ditentukan berdasarkan perhitungan Search and Rescue Planning atau Sarmap. Tim SAR gabungan memastikan operasi akan terus dilakukan secara maksimal untuk menemukan seluruh korban yang masih dilaporkan hilang.
#sulsel




