JAKARTA, DISWAY.ID– Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 4.839 personel gabungan untuk mengamankan aksi penyampaian pendapat di muka umum yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Bundaran HI, Dukuh Atas, dan sekitarnya pada Jumat (17/7/2026).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan personel tersebut terdiri dari 3.728 anggota Polda Metro Jaya, 150 personel Polres Metro Jakarta Pusat, 190 personel Polres Metro Jakarta Timur, 642 personel BKO TNI, dan 129 personel Pemda. “Kehadiran personel Polri dan TNI ini untuk memberikan rasa aman dan rasa nyaman kepada mahasiswa maupun elemen masyarakat yang menyampaikan aspirasi. Di sisi lain, kami juga memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Budi Hermanto, Jumat (17/7/2026). BACA JUGA:Sertifikasi HAM Belum Jadi Syarat Kenaikan Pangkat, Polri: Tapi Jadi Penilaian Kinerja Utama Petugas juga disiagakan untuk mengatur lalu lintas dan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Hal ini mengingat aksi berlangsung pada hari Jumat saat aktivitas di pusat Jakarta sedang padat. Menurutnya, kawasan Sudirman, Thamrin, dan Bundaran HI merupakan pusat keramaian ibu kota yang menjadi sentra ekonomi, perkantoran, wisata, dan transportasi publik. Oleh karena itu, pengamanan difokuskan agar perputaran ekonomi dan mobilitas masyarakat tidak terganggu. Polda Metro Jaya menekankan seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dan profesional. Personel diminta tidak bersikap arogan dan tidak membawa senjata api saat mengamankan aksi. “Penyampaian pendapat dilakukan secara humanis dan profesional. Personel tidak arogan, tidak membawa senjata api, karena para penyampai aspirasi adalah saudara kita semua,” tegas Budi. Polisi mengingatkan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum dijamin oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998. Pihaknya mengimbau peserta aksi menjaga fasilitas umum, menghormati pengguna jalan, dan menjaga ketertiban. BACA JUGA:Mendagri Angkat Bicara Maraknya OTT Kepala Daerah: Mereka Bukan Anak Kecil, Tak Bisa Diawasi 24 Jam Masyarakat diminta memantau informasi lalu lintas melalui akun resmi Instagram Polda Metro Jaya untuk mengetahui jalur alternatif jika terjadi kepadatan. Penyekatan jalan akan dilakukan secara situasional apabila kepadatan massa berpotensi mengganggu arus lalu lintas di kawasan Sudirman, Thamrin, dan sekitarnya. Berdasarkan surat pemberitahuan, peserta aksi diperkirakan antara 500 hingga 750 orang. Polisi juga mengantisipasi kehadiran warga lain, termasuk pelaku UMKM di sekitar lokasi.Polda Metro Jaya berharap seluruh rangkaian aksi berlangsung aman, tertib, damai, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat serta pengguna jalan lainnya.





