Istana Ungkap Prabowo Akan Hadiri Panen Raya Bareng TNI di Malang Hari Ini

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri Panen Raya TNI dalam mendukung program ketahanan pangan di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Jumat (17/7).

"Kehadiran Presiden menegaskan komitmen pemerintah memperkuat kedaulatan pangan melalui kolaborasi seluruh komponen bangsa, sekaligus mendorong hilirisasi komoditas strategis untuk meningkatkan nilai tambah perekonomian nasional," kata Prasetyo dalam keterangannya.

Prasetyo menjelaskan, program ketahanan pangan TNI melibatkan tiga matra sesuai keunggulan masing-masing.

"TNI AD mendampingi budidaya padi dan jagung, TNI AL mengembangkan kedelai, sedangkan TNI AU berfokus pada tebu," ujarnya.

Lebih jauh, Prasetyo mengatakan, pemerintah meyakini keberhasilan mewujudkan swasembada pangan hanya dapat dicapai melalui sinergi yang kuat antara TNI, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN, dunia usaha, akademisi, dan para petani.

"Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat hilirisasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," terang dia.

Prasetyo juga memastikan, pemerintah akan terus mempercepat pembangunan sektor pangan dari hulu hingga hilir sebagai fondasi menuju Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat.

"Melalui penguatan produksi, hilirisasi, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi, pemerintah berkomitmen mewujudkan kedaulatan pangan, memperkuat ketahanan energi, dan memastikan hasil pembangunan memberikan manfaat nyata bagi seluruh rakyat Indonesia," tandas dia.

Adapun, sepanjang Januari-Juni 2026, pendampingan TNI AD telah mencakup 6,26 juta hektare lahan padi dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras, atau mendukung 55,24 persen target produksi beras nasional tahun 2026.

Di sektor kedelai, TNI AL mendampingi lahan seluas 2.432 hektare dengan potensi produksi 3.676 ton, sementara TNI AU mendampingi 236.048 hektare lahan tebu dengan potensi produksi 18,386 juta ton, setara sekitar 1,36 juta ton gula atau 45,05 persen target produksi gula nasional tahun 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pria Singapura Tega Habisi Nyawa Kekasihnya di Bali: Mayat Korban Disembunyikan di Balik Selimut, Motifnya Terungkap
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Komnas HAM Ajak DPR Perkuat Sinergi Tangani Pelanggaran di Daerah
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bahaya Membonceng Anak di Motor: Posisi Depan, Tengah, & Belakang Ada Risikonya
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Argentina Tuduh Kapal Perang Inggris Masuk Perairannya Usai Laga Piala Dunia
• 14 jam laludetik.com
thumb
Bareskrim Cabut Police Line dan CCTV Terkait Narkoba di New Star Bali
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.