Raksasa Streaming Netflix Akui Pakai AI untuk Produksi 300 Program

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Sekitar 300 program Netflix menggunakan kecerdasan buatan (AI) generatif dalam proses produksinya.

Raksasa Streaming Netflix Akui Pakai AI untuk Produksi 300 Program.

IDXChannel - Sekitar 300 program Netflix menggunakan kecerdasan buatan (AI) generatif dalam proses produksinya.

Dilansir dari Variety pada Jumat (17/7/2026), hal itu diungkapkan perusahaan dalam laporan pendapatannya untuk kuartal II-2026.

Baca Juga:
Netflix Kucurkan Rp2.300 Triliun untuk Produksi Konten dalam 10 Tahun Terakhir

Menurut raksasa streaming itu, penggunaan AI generatif mencakup seluruh proses produksi sebuah program, mulai dari konsep dan pra-visualisasi hingga pasca-produksi dan perilisan. 

Perusahaan mengambil contoh tiga program yang memakai AI generatif tahun ini: serial thriller olahraga India "Glory," miniseri sepak bola Brasil "Brasil 70: A Saga do Tri," dan serial dokumenter "The American Experiment" yang menceritakan masa revolusi Amerika Serikat (AS).

Baca Juga:
Patuhi PP TUNAS, PUBG hingga Netflix Telah Serahkan Self-Assesment ke Komdigi

"Kami semakin memanfaatkan alat-alat ini untuk menghasilkan output berkualitas lebih tinggi dengan lebih cepat dan dengan biaya lebih rendah daripada metode tradisional," kata perusahaan tersebut. 

Pendapatan Netflix pada kuartal II-2026 mencapai USD12,56 miliar, naik 13,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan laba bersih USD3,4 miliar (setara dengan 80 sen per saham). 

Baca Juga:
Ditonton 9 Juta Kali, ‘Agent Kim Reactivated’ Jadi Drama Paling Banyak Ditonton di Netflix

Raksasa streaming ini telah vokal tentang adopsi AI untuk berbagai sektor bisnisnya, termasuk membantu pengguna menemukan judul baru, mendorong bisnis periklanannya, dan membangun studio animasi AI. Pada Maret, Netflix juga mengakuisisi perusahaan InterPositive yang didirikan oleh Ben Affleck, yang menurutnya akan membantu menyediakan alat AI bagi para pembuat film untuk digunakan di seluruh produksi film dan televisi.

Namun, CEO Netflix Ted Sarandos mengatakan pihaknya idak berencana menggunakan AI untuk menggantikan para profesional kreatif.

“Kami percaya dibutuhkan seniman hebat untuk membuat sesuatu yang hebat, dan AI tidak mengubah hal itu,” katanya.  

“Film dibuat oleh orang-orang yang membuat film. AI memberi mereka alat untuk membuat film yang lebih baik lagi," ucapnya. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG Deteksi Potensi Awan Cumulonimbus Sepekan ke Depan
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Vaksin Meningitis untuk Haji dan Umroh, Persiapan Wajib Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Seskab Teddy Terima Mendiktisaintek, Bahas Program Beasiswa Garuda
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Gabriel Mutumbo Tak Bisa Menolak Persib, Ini Alasannya
• 4 jam lalubola.com
thumb
Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massal
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.