Pasokan Air PAM di Cengkareng Jakbar Ditargetkan Kembali Normal 23 Juli

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PAM) JAYA memperkirakan pasokan air bersih yang terganggu di sejumlah titik salah satunya di wilayah Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, akan kembali normal pada Kamis (23/7/2026).

Demikian disampaikan Direktur Operasional PAM JAYA, Syahrul Hasan, melalui keterangan tertulis.

"Pasokan air diperkirakan akan kembali normal secara bertahap mulai Kamis, 23 Juli 2026," kata Syahrul kepada Kompas.com, Jumat (17/7/2026).

Baca juga: Air PAM Mati, Warga Cengkareng Mulai Waswas Persediaan Kian Menipis

Syahrul mengimbau pelanggan untuk menampung air sebagai persediaan sebelum pekerjaan dimulai dan menggunakan air secara bijak selama masa perawatan berlangsung.

PAM Jaya juga menyiapkan pasokan air bersih kepada pelanggan yang terdampak selama proses pengerjaan berlangsung.

"PAM JAYA menyiapkan bantuan distribusi air bersih melalui mobil tangki secara gratis bagi pelanggan rumah tangga maupun kebutuhan darurat di fasilitas pelayanan publik seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan yayasan sosial," ucap dia.

Pelanggan yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Call Center PAM JAYA 1500 223

Perawatan ini dilakukan untuk menjaga keandalan sistem penyediaan air minum dalam jangka panjang.

Hal ini merupakan bagian penting untuk memastikan kualitas dan kontinuitas layanan air kepada pelanggan.

"Kami memahami adanya ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama pekerjaan berlangsung. Karena itu, kami mengimbau pelanggan untuk menyiapkan cadangan air secukupnya, sementara PAM JAYA juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar kebutuhan air masyarakat tetap dapat terpenuhi," ujar dia.

Selama proses perawatan berlangsung, pasokan air yang dialirkan dari IPA Hutan Kota menuju jaringan distribusi PAM JAYA akan mengalami penyesuaian.

 Baca juga: Antisipasi Air PAM Mati, Warga Cengkareng Jakbar Penuhi Ember dan Toren Sejak Pagi

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kondisi ini berpotensi menyebabkan berkurangnya tekanan air hingga penghentian sementara aliran air bagi sekitar 55.272 pelanggan di wilayah Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk Muara, Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, dan Tegal Alur.

Pekerjaan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai Jumat, 17 Juli 2026 hingga Rabu, 22 Juli 2026.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral Ajakan Google Meet untuk Gerebek Narkoba, Polda Metro Pastikan Penipuan
• 47 menit lalukumparan.com
thumb
Kronologi Pembunuhan Wanita di Sukabumi yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Jati, Berawal dari Cekcok Masalah Uang
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Kala 2 Pasang Pengantin Bekakak Disembelih dalam Upacara Adat di Sleman
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Don Ritto, Emas, dan Uang Dilimpahkan Polda Metro ke Kejagung
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Banyak Tawaran Film untuk King Faaz, Fairuz A Rafiq Justru Menolak karena Alasan Ini
• 6 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.