Namun, bukan Alwi namanya jika menyerah tanpa perlawanan. Setelah kalah di gim pertama, pebulu tangkis muda Indonesia ini bangkit secara luar biasa di gim kedua dan mencuri kemenangan kritis 22-20.
"Tetap bersyukur karena hari ini saya bisa berjuang sangat maksimal sampai akhir. Pastinya saya tidak membiarkan lawan menang dengan mudah, tidak mau menyerah dulu meskipun hasilnya kalah," ungkap Alwi Farhan seusai laga. Baca juga: Ana/Trias Kalah Akibat Kesalahan Sendiri Dihantam Kram Otot Paha Memasuki gim penentu, intensitas pertandingan semakin meningkat. Alwi bahkan sempat mengalami kendala fisik berupa kram otot paha. Namun, ia enggan menjadikan hal tersebut sebagai alasan utama kekalahannya. Menurut Alwi, faktor kematangan di lapangan-lah yang membedakan hasil akhir pertandingan hari ini.
"Di gim ketiga memang ada otot paha saya yang kram, tapi dia (Kodai) pasti juga mengalami kelelahan. Pengalaman yang membedakan dari pertandingan ini," tambah Alwi dengan sportif. Pelajaran Berharga Kekalahan ini jelas menjadi modal berharga bagi perkembangan karier Alwi Farhan di level senior. Alih-alih terpuruk, Alwi justru mengaku memetik banyak pelajaran penting mengenai aspek mental bertanding. Ia bahkan sudah tidak sabar untuk kembali bersua dengan Kodai Naraoka di turnamen-turnamen berikutnya.
"Good match dan saya menantikan pertemuan-pertemuan dengan dia selanjutnya. Saya belajar banyak bagaimana melawan diri sendiri, melawan keraguan, melawan rasa capek dan semua kondisi di lapangan. Saya akan kembali dengan lebih kuat," tegasnya optimistis.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)





