BPBD Aceh Barat Padamkan Kebakaran Lahan Dekat Permukiman di Meurebo

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, MEULABOH, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mengerahkan personel untuk memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di kawasan Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meurebo, pada Jumat (17/7) sekitar pukul 13.30 WIB. Api yang berkobar sangat dekat dengan permukiman warga kini telah berhasil dikendalikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal, menyatakan bahwa laporan pertama diterima dari masyarakat melalui Pos Damkar Meureubo dan langsung diteruskan ke Markas Komando (Mako) BPBD Aceh Barat. Pihaknya segera mengarahkan tim dari Mako dan Pos Meureubo untuk meluncur ke lokasi guna melakukan pemadaman.

Tantangan Pemadaman

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Teuku Ronal menjelaskan tim di lapangan menghadapi tantangan berat selama proses pemadaman. Sulitnya sumber air di sekitar lokasi kebakaran menjadi kendala utama yang dialami petugas. Selain itu, angin kencang di area kejadian juga turut menghambat upaya pemadaman api.

Untuk mengatasi kendala tersebut dan mempercepat proses lokalisir api, BPBD mengerahkan sejumlah armada tangki air. Dua unit armada tangki penyuplai air dan satu unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Dampak dan Penanganan

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kebakaran menyebabkan kerusakan pada vegetasi tanaman di lahan tersebut. Kepulan asap tebal mulai mengganggu pernapasan para pengguna jalan yang melintas serta warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.

Terkait pemicu kebakaran, Teuku Ronal menambahkan bahwa saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Upaya pemadaman dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur di lapangan, mulai dari personel BPBD Aceh Barat, Damkar Regu I Mako, Damkar Pos Meureubo, jajaran TNI, Polri, hingga masyarakat setempat yang bergotong-royong.

"Untuk sementara, luas lahan terbakar sekitar 0,5 hektare," demikian Teuku Ronal.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bos Yakuza Paling Ditakuti Jepang Lengser, Ini Penggantinya
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
BGN Ngaku Masih Punya Tunggakan Rp1,6 Triliun, Belum Bayar EO hingga Konsultan
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Kapal Wisata Tenggelam di Perairan Bima, 45 Penumpang dan ABK Dievakuasi Selamat
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Prabowo: Tanam Padi Sendiri bila Tak Bolehkan Petani Berpenghasilan Tinggi
• 4 jam lalukompas.com
thumb
BRIN Dorong Teknologi Pirolisis untuk Ubah Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Bernilai Ekonomi
• 17 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.