Prabowo: Tanam Padi Sendiri bila Tak Bolehkan Petani Berpenghasilan Tinggi

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto ingin petani mendapat penghasilan tinggi, namun bila ada yang tidak setuju maka pihak yang tidak setuju dia persilakan menanam padi sendiri.

“Yang mengatakan beras terlalu mahal, suruh ikut kau tanam beras,” kata Prabowo dalam acara panen raya bersama TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/6/2026).

Baca juga: Prabowo: Terima Kasih Petani dan Nelayan, Kau Pahlawan Sebenarnya!

Prabowo berbicara sembari tersenyum. Petani juga berhak mendapat penghasilan yang tinggi.

“Kalau petani beras enggak boleh dapat penghasilan yang tinggi, ya suruh mereka tanam padi sendiri itu. Uenak aja,” ujar Prabowo, santai, disambut tepuk tangan orang-orang yang hadir di acara ini.

Menurutnya, TNI akan menyiapkan lahan untuk mereka agar menanam padi sendiri.

Baca juga: Prabowo: Petani yang Mampu Umrah hingga Beli Mobil Kini Meningkat

Prabowo: Petani dan nelayan adalah pahlawan yang sebenarnya

Prabowo bangga dengan petani dan nelayan karena mereka telah menghasilan pemenuhan kebutuhan dasar untuk masyarakat.

"Terima kasih petani, nelayan Indonesia! Kau! Kau adalah pahlawan yang sebenarnya! Kau menghasilkan pangan untuk kita semua!" tegas Prabowo disambut antusias para petani di lokasi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dalam acara ini, Prabowo meresmikan pembukaan panen raya serentak yang digelar TNI ini.

"Bismillahirrahmanirrahmanirrahim. Pada sore hari ini Jumat 17 juli 2026 dengan rahmat Tuhan Yang Maha besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia. Menyatakan panen raya serentak bersama tni. Secara resmi dimulai," tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri P2MI Geregetan sama Kasus TPPO: Selalu KP2MI Diminta Tanggung Jawab
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Laporan Amplop Menhut Raja Juli Kandas di KPK, Bupati Tak Tahu Isinya
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Prakiraan Cuaca Kota Depok Sabtu 18 Juli, Waspada Hujan di Sore Hari
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kajati Sumut masuk tim penyidik khusus kasus eks Jampidsus
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Sopir Truk Wing Box Tersangka Kecelakaan Maut Tewaskan 12 Orang di Pantura
• 7 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.