BGN Tata Ulang 27 Ribu SPPG, Kerja Sama Mitra MBG Dihentikan Sementara

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Badan Gizi Nasional (BGN) akan melakukan penataan menyeluruh terhadap sekitar 27 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah tersebut diambil setelah BGN menghentikan sementara sejumlah kerja sama dengan mitra sebagai bagian dari evaluasi dan perbaikan tata kelola program.

Baca Juga :
BGN soal Anak Orang Kaya Nggak Dapat MBG: Masih Dikaji
BGN Habiskan Anggaran Rp243 M untuk Pengadaan Motor Listrik: Belum Jadi Aset, Masih Diselidiki Kejagung

Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Trenggono menegaskan penghentian kerja sama itu bersifat sementara dan bukan pemutusan secara permanen.

"Kemarin keluhan dari mitra, ya datang ke sini untuk menyampaikan unek-uneknya dan sebagainya. Ada yang ditanyakan juga tadi dari Komisi IX. Yang jelas kita menjawab bahwa tentang penghentian sementara ini bukan seterusnya, jadi penghentian sementara. Kita berikan waktu dong untuk menata kembali," kata Trenggono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 17 Juli 2026.

Ia menjelaskan seluruh SPPG akan diperiksa kembali untuk memastikan operasionalnya sesuai standar yang ditetapkan BGN.

"Sejumlah 27.000 sekian ini akan kita cek lagi, kita tata kembali. Kemudian juga untuk SPPG yang lain-lain seperti yang 3T ini, kemudian yang lainnya juga akan kita berikan waktu. Tolong berikan kami waktu untuk menata semuanya," ujarnya.

Menurut Trenggono, proses evaluasi juga mencakup SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) agar pelaksanaan Program MBG dapat berjalan lebih optimal di seluruh Indonesia.

BGN juga memastikan tetap membuka ruang komunikasi dengan para mitra. Namun, dialog akan dilakukan setelah proses pembenahan berlangsung agar pembahasan dapat berjalan lebih efektif.

"Jadi sekali lagi, tolong mungkin para mitra juga bukannya kita tidak mau berkomunikasi, tidak. Kita juga memberikan kesempatan, namun nanti kita carikan waktu yang tepat supaya kita bisa berdialog dengan baik," katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan pemerintah akan mengkaji berbagai persoalan dalam pelaksanaan Program MBG setelah rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Rabu 15 Juli 2026.

“Tadi mengenai MBG akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan,” kata Zulhas.

Menurutnya, evaluasi akan mencakup dugaan penyalahgunaan program hingga persoalan titik lokasi SPPG yang telah ditetapkan tetapi belum memiliki dapur operasional.

Baca Juga :
Rapat di DPR, BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Raih WTP BPK
Blak-blakan! BGN Ungkap Punya Utang Rp1,6 Triliun, Ini Rinciannya
BGN Rapat Bareng Komisi IX DPR Bahas Laporan Keuangan, Nanik S Deyang Absen

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pria di Tangerang Nekat Bunuh dan Rampok Pengemudi Ojol, Pelaku Frustasi Kumpulkan Modal Nikah
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
4 RT di Keranggan Tangsel Alami Kekeringan, 13.000 Liter Air Bersih Disalurkan
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Shin Tae-yong Tak Ambisius di Piala Presiden 2026, Persija Pilih Turunkan Skuad Muda Demi Fokus Super League: Bagaimana dengan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya?
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Sinergi BUMN Diperkuat, Koperasi Desa Merah Putih Disiapkan Jadi Pusat Layanan dan Penggerak Ekonomi
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Masuk Skuad Piala Dunia 2018 dan 2022, Kwon Chang-hoon Siap Jadi Andalan Shin Tae-yong Bawa Persija Berburu Gelar Super League
• 18 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.