ITB perkuat kerja sama akademik dengan China University of Petroleum

antaranews.com
15 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Institut Teknologi Bandung (ITB) dan China University of Petroleum, Beijing (CUPB) memperkuat kemitraan akademik dan riset di bidang energi melalui penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang berlangsung di kampus ITB di Bandung pada Kamis (16/7).

"Kami telah memiliki kerja sama sejak tahun 2012 dengan berbagai kegiatan yang telah dilakukan. Kini saatnya kita memperluas ruang lingkup kolaborasi agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi kedua universitas," kata Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., dalam keterangan resminya.

Prof. Tatacipta mengatakan ITB dan CUPB memiliki kesamaan fokus keilmuan, mulai dari solusi bagi perubahan iklim, perminyakan, hingga petrokimia dan bahan bakar berkelanjutan.

Oleh karena itu, dia menambahkan, kesamaan tersebut membuka peluang besar untuk mengembangkan riset bersama, memperkuat kolaborasi dengan industri, serta mendorong pengembangan teknologi yang mendukung transisi energi.

Melalui kerja sama tersebut, kedua perguruan tinggi akan memperkuat kolaborasi akademik yang meliputi pertukaran mahasiswa program sarjana dan pascasarjana, pertukaran dosen dan tenaga kependidikan, pengembangan kurikulum dan program pendidikan, pelaksanaan riset bersama, penyelenggaraan konferensi pendidikan, serta pertukaran publikasi, informasi, dan berbagai materi ilmiah.

Sementara itu, Chancellor CUPB Wang Tongqi mengatakan bahwa pembaruan MoU tersebut akan menjadi fondasi untuk memperkuat kolaborasi strategis kedua universitas dalam menjawab tantangan transisi energi.

Peluang kolaborasi ini mencakup pengembangan teknologi seperti penyimpanan hidrogen; penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (CCUS); teknik kelautan; serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di bidang teknik perminyakan.

"Kami berharap kemitraan ini dapat berkembang ke tingkat yang lebih strategis serta memberikan kontribusi bagi pengembangan kerja sama energi antara China dan Indonesia," kata Wang.

Selain dengan CUPB, ITB juga menjalin kerja sama akademik dalam bentuk program gelar ganda dengan dua kampus China lainnya, yakni Southwest Jiaotong University (SWJTU) di bidang teknologi perkeretaapian, serta dengan Central South University (CSU) di bidang metalurgi.

Pada 8 Juli lalu, ITB menjalin kerja sama riset dengan Tsinghua University melalui penandatanganan Research Collaboration Agreement (RCA). Kolaborasi riset ini mencakup berbagai bidang strategis, seperti energi, keberlanjutan, kedokteran, perencanaan kota, serta kebijakan publik.




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapan iPhone 18 Pro Max Resmi Dirilis? Bocoran Jadwal Peluncurannya Mulai Bermunculan
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Nasim Khan Dorong Kepastian Hukum di Batam, Investor Butuh Jaminan
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Korban Tewas Gempa Venezuela Lampaui 5.000, Lebih dari 16.700 Terluka
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KAI Tambah Pemberhentian 13 Kereta Jarak Jauh di Jatinegara saat Konser Akbar Monas 2026
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Sinergi Dua Kekuatan Asia: Indonesia dan India Rajut Kemitraan Strategis
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.