Dedi Mulyadi Ngotot Ingin Biaya Pendidikan SMA/SMK di Jabar Gratis, Rela Dana Operasionalnya Dipangkas

grid.id
8 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Aksi Dedi Mulyadi ngotot ingin biaya pendidikan SMA/SMK di Jabar gratis ramai jadi sorotan.Hal ini menyusul adanya usulan terkait reaktivasi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP)

Sebelumnya, Komisi V DPRD Jawa Barat mengusulkan reaktivisi SPP. Dimana sekarang banyak sekolah yang kekurangan dana operasional.

Bahkan adanya Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pemerintah pusat dan Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat dinilai baru menutup 40 persen dari kebutuhan nyata di lapangan.

Mengetahui hal usulan tersebut, Dedi Mulyadi tetap menampung usulan tersebut, akan tetapi ia tetap menegaskan bahwa pendidikan sejatinya harus tetap gratis.

"Terima kasih atas usulan reaktivasi atau menghidupkan kembali SPP yang disampaikan teman-teman di DPRD," ungkap Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari Instagram @dedimulyadi71, Jumat (17/7/2026).

"Tetapi, Pemprov Jabar yang saya pimpin akan berpegang teguh bahwa negara wajib menyelenggarakan pendidikan secara paripurna bagi rakyatnya," imbuhnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa KDM itu mengatakan sudah kewajiban pemerintah provinsi (Pemprov). Yakni untuk menyelenggarakan pendidikan gratis di jenjang SMA/SMK Negeri.

"Kewajiban pemerintah provinsi adalah menyelenggarakan pendidikan gratis, SMA dan SMK negeri," ujar Dedi.

Bahkan tak cuma menyelenggarakan pendidikan gratis di jenjang SMA/SMK Negeri, Dedi juga ingin sekolah swasta mendapatkan subsidi.

"Sekolah swasta pun diberikan subsidi. Bagi mereka yang mengambil program subsidi Provinsi Jawa Barat yang masuk ke sekolah swasta," tambah Dedi.

Itulah sebabnya, KDM akan menjaga tata kelola keuangan Provinsi Jawa Barat agar tetap baik di tengah adanya defisit karena penundaan pembayaran Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

 

"Mari kita bersama-sama menjaga keuangan di Jawa Barat bisa kokoh," tutur Dedi Mulyadi.

"Mudah-mudahan saja pendapatan Provinsi Jawa Barat bisa terus meningkat di tengah defisit yang besar karena penundaan pembayaran DBH dari pemerintah pusat," imbuhnya.

Lebih lanjut, tak hanya Dedi Mulyadi ngotot ingin biaya pendidikan SMA/SMK di Jabar gratis, ia juga rela memangkas dana operasionalnya sebagai gubernur untuk dialokasikan ke pendidikan.

"Saya bersedia dana operasional saya itu dipotong untuk kegiatan pendidikan gratis bagi warga," tandas Dedi Mulyadi. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PT OD Dukung Langkah Wamensesneg Soal Pengelolaan Aset Negara di Kemayoran
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
RS Adam Malik Medan Identifikasi Empat Jenazah Korban Kecelakaan Sibolangit
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gegara Kembali Serang Iran Terus-Menerus, Benarkah AS Alami Kerugian Besar? Begini Penjelasan Pengamat HI
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Temui Mendag China, Airlangga Bahas Twin Park hingga Investasi Rp40 Triliun
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
5 Cara Efektif Siapkan Dana Pendidikan untuk Anak
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.