Langkah Tertunduk Don Ritto Menuju Kejagung, Bungkam soal Uang Rp 543 Miliar dan 74 Kg Emas

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa hari setelah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait PT Asabri, advokat Don Ritto diserahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat (17/7/2026).

Bersama Don, penyidik Polda Metro Jaya juga menyerahkan barang bukti kepada Kejagung yang akan melanjutkan penanganan perkara tersebut.

Barang bukti yang diserahkan terdiri atas uang ratusan miliar rupiah, emas, hingga berbagai dokumen. Polisi memastikan seluruh uang dan emas yang disita merupakan barang asli.

Baca juga: Buah Perjuangan Muhammad Penjual Roti: Kembali Sekolah dan Dapat Lapak UMKM untuk Ibu

Diserahkan ke Kejagung

Don diberangkatkan dari Mapolda Metro Jaya bersama seluruh barang bukti pada pukul 13.51 WIB.

KOMPAS.com/HANIFAH SALSABILA Don Ritto dibawa penyidik Polda Metro Jaya dari Gedung Tahti ke Kejaksaan Agung, Jumat (17/7/2026).
Dia memakai seragam tahanan warna oranye dengan tulisan “Tahanan Polda Metro Jaya” dipadukan dengan celana pendek dan sandal jepit.

Saat keluar dari gedung Direktorat Perawatan Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya, Don berjalan dengan kepala tertunduk dan wajah ditutupi masker medis hitam.

Tangannya diborgol. Ia dikawal sejumlah penyidik serta dua personel Brimob bersenjata. Saat ditanya mengenai uang Rp 543 miliar dan 74 kg emas yang disita polisi maupun hubungannya dengan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Don memilih bungkam.

Don kemudian digiring masuk ke Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya sebelum kembali keluar melalui lobi depan menuju rombongan kendaraan yang telah menunggu.

Ia lalu dimasukkan ke mobil tahanan yang telah disiapkan. Di belakangnya, terdapat kendaraan Brimob dan mobil Toyota Hiace yang mengangkut barang bukti.

Sejumlah penyidik dan dua personel Brimob bersenjata turut masuk ke dalam mobil tahanan yang mengangkut Don. Selanjutnya, iring-iringan kendaraan yang dipimpin mobil patroli dan pengawalan (patwal) bergerak menuju Kejagung.

Baca juga: Pramono Perintahkan Sopir Truk Molen yang Nyangkut di Jembatan Matraman Ditindak Tegas

Setibanya di Kejagung, Don langsung menjadi sorotan puluhan kamera wartawan. Ia turun dari pintu belakang mobil tahanan dengan dibantu penyidik, lalu berjalan sambil menundukkan kepala dan menutupi bagian kepalanya.

Emas-uang dolar asli

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, uang dan emas yang ditemukan saat penggeledahan terhadap 12 titik dalam kasus korupsi PLN-Asabri dipastikan asli.

Kepastian ini didapat setelah pengujian mendalam dengan menggandeng sejumlah instansi.

Pemeriksaan terhadap 74 kilogram emas yang ditemukan di rumah Febrie dilakukan oleh laboratorium milik Pegadaian. Hasilnya, emas dinyatakan asli dengan kadar 23 karat.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Intinya emas itu asli dari hasil uji oleh Pegadaian,” kata Budi saat dihubungi melalui panggilan telepon, Jumat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nikaragua Putus Hubungan dengan Italia Gara-gara Kasus Pembunuhan Eks PM
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Mulai Rp100 Ribu, Intip Daftar Harga Tiket Timnas Indonesia Kontra Kamboja dan Vietnam di Stadion Pakansari
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Mengenal Tas Kulit Buttonscarves, Pilihan Elegan dan Timeless dengan Material Premium
• 21 jam laluherstory.co.id
thumb
Warga Belanda Berbondong-bondong Beri Reaksi usai Dengar Mees Hilgers Bakal Didepak FC Twente
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
KRI Bima Suci Pukau Warga Sulut di Hari Terakhir Open Ship Bitung
• 12 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.