BGN soal Keracunan MBG di Jember: Langsung Kita Atasi dan Beri Tindakan

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjen TNI (Purn) Trenggono menyatakan lembaganya langsung menelisik peristiwa keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

"Langsung kita atasi ya, kita investigasi ke sana. Dan nanti akan kita berikan tindakan ke sana," ujar Trenggono kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Baca juga: Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Jember, Satgas Selidiki Penyebabnya

Sebagai informasi, belum genap dua hari sejak program MBG kembali berjalan setelah masa libur sekolah, dugaan keracunan makanan mencuat di Jember.

Dugaan keracunan itu dialami sejumlah siswa TK dan MI di Kecamatan Bangsalsari pada Selasa (14/7/2026) dan baru dilaporkan keesokan harinya.

Penelusuran awal Satgas MBG menemukan sejumlah persoalan dalam pengelolaan makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Mulai dari jeda konsumsi yang melebihi batas aman, penyimpanan bahan baku yang dinilai tidak memenuhi standar higienitas, hingga izin Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang masih dalam proses pengurusan.

Baca juga: Mitra MBG Ancam Mogok Massal Dapur MBG, BGN: Beri Kami Waktu

Temuan Satgas MBG Jember

Satgas MBG Pemkab Jember menemukan sejumlah dugaan pelanggaran prosedur dalam pengelolaan makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangsono, Kecamatan Bangsalsari.

Temuan itu diperoleh setelah tim melakukan inspeksi mendadak pada Kamis (16/7/2026). Sidak ini melibatkan Satgas MBG, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Kesehatan, puskesmas, serta unsur Muspika setempat.

Tim Satgas MGB, Akhmad Helmi Luqman menjelaskan, berdasarkan laporan yang dihimpun, keluhan para siswa tidak muncul sesaat setelah menyantap makanan, melainkan baru dirasakan beberapa waktu kemudian.

"Pada Selasa dan Rabu banyak siswa dilaporkan tidak masuk sekolah karena mengeluhkan sakit perut. Dari situ kami bersama lintas sektor langsung melakukan penelusuran," kata Helmi.

Baca juga: Kejari Bangkalan Sebut Tak Data SPPG, Fokus Awasi Kasus Keracunan MBG

Dari hasil pemeriksaan awal, tim menemukan sedikitnya tiga persoalan yang menjadi perhatian.

Pertama, makanan diduga dikonsumsi melewati batas waktu aman.

Menu yang disajikan merupakan makanan basah yang semestinya langsung disantap setelah dibagikan.

Namun, di lapangan makanan justru dibawa pulang oleh siswa, dipanaskan kembali, lalu baru dikonsumsi pada sore hingga malam hari.

Padahal, berdasarkan ketentuan, jeda antara makanan disajikan hingga dikonsumsi tidak boleh melebihi empat jam.

Temuan kedua berkaitan dengan penyimpanan bahan baku.

Satgas mendapati sebagian bahan makanan disimpan dalam kondisi terbuka, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi bakteri maupun menurunnya standar higienitas.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain itu, Satgas juga mencatat izin IPAL milik SPPG Karangsono belum terbit dan masih dalam proses pengajuan di Dinas Kesehatan.

Meski demikian, Helmi menegaskan bahwa seluruh temuan tersebut masih bersifat awal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Shin Tae-yong Tak Ambisius di Piala Presiden 2026, Persija Pilih Turunkan Skuad Muda Demi Fokus Super League: Bagaimana dengan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya?
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Ekonom nilai B50 dorong hilirisasi sawit ke produk turunan lain
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Sudirman Said Kembali Datangi Kejagung Terkait Korupsi Pengadaan Produk Kilang Petral, Ini Penjelasannya
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Bertemu Mendag China, Airlangga Bahas Industri hingga Investasi
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Momen Kocak Shin Tae-yong saat Jawab Pertanyaan Soal Pemain Persija Jakarta yang Ikut TC Timnas Indonesia
• 20 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.