Bisnis.com, MEDAN – Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap membahas sejumlah peluang kerja sama dengan Prancis saat menyambut kunjungan kehormatan Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia Fabien Penone di Medan pada Kamis (16/7/2026).
Kerja sama itu meliputi sejumlah bidang mulai dari pendidikan, pariwisata, budaya, hingga industri kreatif perfilman.
Di bidang pendidikan, Zaki menyampaikan Pemerintah Prancis memberi kesempatan bagi anak-anak muda Medan untuk melanjutkan pendidikan di Prancis dengan biaya ditanggung oleh negara.
“Anak-anak kita bisa sekolah dan kuliah gratis dengan dibiayai negara di Prancis. Tentu dengan melewati beberapa seleksi,” ujar Zaki, Kamis (16/7/2026).
Dia pun mendorong generasi muda Medan tak menyia-nyiakan peluang emas ini, serta menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan untuk segera berkoordinasi agar informasi dan akses pendidikan ke Prancis dapat menjangkau seluruh siswa berprestasi di Medan.
Di sektor pariwisata dan budaya, Zaki mendorong adanya event-event kolaborasi dengan Kedutaan Besar Prancis untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Medan. Dia memperkenalkan event Gelar Melayu Serumpun (GEMES) yang menjadi agenda tahunan bertaraf internasional untuk memperkenalkan budaya Melayu yang melibatkan negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, hingga Thailand.
Sedangkan di sektor ekonomi kreatif khususnya perfilman, Zaki berharap ada kolaborasi dan peluang bagi sineas muda Medan untuk berkembang. Ini mengingat Prancis memiliki reputasi luar biasa di industri sinema.
"Kami berencana menginisiasi kolaborasi kreatif dengan melibatkan sutradara papan atas. Pihak Dubes Prancis mengatakan akan berkomunikasi dengan Joko Anwar di Jakarta untuk merumuskan proyek kolaborasi seni dan film yang dapat digarap langsung di Kota Medan," jelasnya.
Dubes Prancis untuk Indonesia Fabien Penone menyambut baik rencana dan peluang kolaborasi yang disampaikan Wakil Wali Kota Medan.
Fabien menyebut kunjungan ini merupakan bagian dari penguatan hubungan bilateral yang sebelumnya telah dibahas secara strategis oleh Presiden kedua negara.
"Kerja sama ini adalah prioritas utama kami. Kami ingin memperkuat hubungan di bidang ekonomi, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia," ujar Fabien Penone. (240)





