Iran Hancurkan Radar Pemantau AS di Oman

celebesmedia.id
4 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Jumat (17/7), menyatakan bahwa pasukan militer Iran telah menghancurkan radar pemantau milik Amerika Serikat (AS) yang ditempatkan di Oman.

"Pagi ini, pasukan angkatan laut IRGC menargetkan dan menghancurkan sebuah radar pemantau maritim di wilayah Salamah, serta radar pemantau milik AS di Pulau Ghanam, Oman, dalam gelombang ke-13 dari Operasi Nasr-2," kata IRGC dalam sebuah pernyataan.

IRGC juga mengungkapkan telah melancarkan serangan balasan mendadak terhadap pusat komando operasi khusus AS yang bermarkas di daerah At Tanf, yang terletak di wilayah barat daya Suriah.

Serangan tersebut menghancurkan "sistem radar AS, beberapa unit helikopter operasi khusus, dan sejumlah personel militer".

IRGC menambahkan bahwa operasi tersebut merupakan bentuk balasan atas serangan udara AS di dekat Kota Iranshahr di wilayah tenggara Iran.

Serangan AS tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya tujuh personel Iran, yang terdiri dari prajurit karier dan anggota wajib militer.

Selain itu, Iran juga meluncurkan serangan menggunakan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone), yang menghancurkan beberapa pesawat pengisi bahan bakar serta jet tempur AS yang disiagakan di Yordania, ujar IRGC.

Pada pertengahan Juni lalu, Pemerintah Iran dan Pemerintah AS telah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk mengakhiri konflik militer antara kedua negara.

Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS kembali melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengklaim bahwa serangan yang mereka lakukan merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Pasukan Iran kemudian membalas tindakan tersebut dengan melancarkan sejumlah serangan terhadap pangkalan-pangkalan AS di kawasan Timur Tengah.

Sumber: ANTARA/Sputnik/RIA Novosti


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pratinjau Prancis lawan Inggris, adu gengsi dan peringkat ketiga
• 51 menit laluantaranews.com
thumb
KDM Ajak Orangtua Batasi Penggunaan Gawai pada Anak Demi Kesehatan
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Jelang GIIAS 2026, Omoda 04 Kepergok Sudah Sampai Indonesia
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
SRUK Dinilai Fondasi Perdagangan Karbon yang Transparan dan Berkeadilan
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Schmid rebut kemenangan etape ke-13 Tour de France 2026
• 3 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.