Airlangga Bertemu Mendag China, Bahas Investasi-Kawasan Industri Batang

kumparan.com
16 jam lalu
Cover Berita

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkap pemerintah membahas realisasi investasi senilai USD 2,5 miliar bersama Menteri Perdagangan (Mendag) China, Wang Wentao.

Pembahasan dilakukan di sela kunjungan Airlangga ke Shanghai, China, pada Jumat (17/7) yang juga menghasilkan keikutsertaan Indonesia sebagai negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO).

Airlangga mengatakan pertemuannya dengan Wang Wentao berfokus pada tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani antara Kementerian Perdagangan China (MOFCOM) dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI.

"Dan yang pertanyaan berikut, pembicaraan dengan Menteri Perdagangan Wang Wentao, kita membahas mengenai MOU yang sudah ditanda tangani antara MOFCOM dan Kementerian Perekonomian,” ucap Airlangga saat konferensi pers daring, Jumat malam (17/7).

Salah satu isu yang dibahas adalah pengembangan proyek Two Countries Twin Parks, termasuk percepatan pengembangan kawasan industri Batang di Jawa Tengah.

"Salah satunya adalah two countries twin park, di mana pekembangan industri di Batang diharapkan bisa terus ditingkatkan,” lanjut dia.

Menurut Airlangga, ada sejumlah tantangan dalam implementasi proyek tersebut. Salah satunya permintaan perusahaan-perusahaan asal China yang beroperasi di luar kawasan ekonomi khusus (KEK) agar memperoleh fasilitas yang setara dengan perusahaan di dalam KEK.

Selain itu, kedua pihak juga membahas implementasi nota kesepahaman lain yang telah disepakati sebelumnya dengan nilai investasi mencapai USD 2,5 miliar.

"Dan kemudian juga kami membahas mengenai MOU yang sudah ditanda tangani beberapa waktu yang lalu yang investasinya sekitar 2,5 miliar USD,” ujar Airlangga.

Airlangga juga mengungkap dirinya bertemu Presiden China Xi Jinping dalam sebuah jamuan makan malam. Katanya, pertemuan itu berlangsung dalam suasana silaturahmi dan Xi Jinping menitipkan salam kepada Presiden Prabowo Subianto.

Airlangga melanjutkan, Presiden Xi Jinping berharap keikutsertaan Indonesia sebagai pendiri WAICO dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kecerdasan artifisial, khususnya di kawasan Indo-Pasifik.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Belgia Larang Impor Produk Israel dari Palestina
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Perpustakaan Jakarta Perkuat Peran sebagai Ruang Publik Inklusif dengan Tingginya Antusiasme Warga
• 12 jam lalupantau.com
thumb
Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Chiapas, Presiden Meksiko Kerahkan Petugas
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
VinFast Luncurkan Tiga Motor Listrik Baru di Indonesia, Harga Mulai Rp17,5 Juta dengan Sewa Baterai
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Indonesia Resmi Bergabung sebagai Pendiri WAICO, Siap Bentuk Tata Kelola AI Global
• 22 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.