Airlangga Dorong China Genjot Investasi di RI, Bidik Proyek Energi hingga Kawasan Industri

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara langsung mendorong China melakukan peningkatan investasi, transfer teknologi, hingga pengembangan kawasan industri dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Wentao, di Shanghai, China, Jumat (17/7/2026).

Sejak awal pertemuan, Airlangga menegaskan bahwa hubungan ekonomi Indonesia dan China harus naik kelas, tidak hanya berorientasi pada peningkatan nilai perdagangan, tetapi juga menghasilkan investasi yang mampu memperkuat industri nasional.

“Indonesia dan RRT memiliki struktur ekonomi yang saling melengkapi. Kerja sama ke depan perlu diarahkan pada peningkatan nilai perdagangan yang lebih seimbang, investasi yang berkualitas, transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan penguatan kapasitas industri nasional,” ujar Airlangga, dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/7/2026).

China sendiri masih menjadi mitra dagang terbesar Indonesia. Pada 2025, nilai perdagangan bilateral kedua negara mencapai US$154,6 miliar, dengan tren pertumbuhan rata-rata 7,24 persen selama periode 2021–2025.

Di sisi investasi, realisasi modal asal China mencapai hampir US$8,1 miliar atau sekitar 13 persen dari total investasi asing yang masuk ke Indonesia, terutama di sektor industri pengolahan, perdagangan, energi, properti, serta transportasi dan pergudangan.

Salah satu fokus utama pembahasan ialah percepatan implementasi program Two Countries Twin Parks (TCTP). Hingga kini, Indonesia dan China telah menandatangani 30 nota kesepahaman (MoU) dengan estimasi nilai investasi mencapai Rp37,1 triliun.

Namun, pemerintah menegaskan berbagai kesepakatan tersebut tidak boleh berhenti sebagai dokumen semata.

“Berbagai Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani perlu segera ditindaklanjuti menjadi investasi nyata. Kami juga mendorong pembentukan joint venture agar kerja sama TCTP dapat menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih konkret,” ujar Airlangga.

Indonesia juga mengusulkan perluasan kawasan yang masuk dalam skema TCTP agar peluang investasi semakin luas. 

Pemerintah berharap Kementerian Perdagangan China dapat mendorong lebih banyak perusahaan asal Negeri Tirai Bambu menjadi investor, mitra strategis, maupun pengembang kawasan industri dan komersial di Indonesia.

Selain memperkuat investasi manufaktur, Airlangga turut mengundang perusahaan-perusahaan China untuk mengambil bagian dalam agenda transisi energi nasional. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Tuding Tiongkok Intervensi Pemilu AS 2020, Intelijen Sebut Tak Ada Bukti
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Gas Dukung Skuad Garuda!
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Pemkab Pacitan buka fetival rontek dengan konsep panggung berjalan
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Kajati Sumut Muhibuddin Masuk Tim Khusus Kejagung Usut Kasus Eks Jampidsus
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Wacana Anak Orang Kaya Tak Lagi Dapat MBG, BGN: Masih Kita Kaji
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.