KOMPAS.TV – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Teluk Langkap, Kabupaten Tebo, Jambi, mengaku mengalami teror dan penganiayaan setelah mengusir aktivitas penambangan emas tanpa izin di wilayah desanya. Sejumlah orang yang diduga merupakan keluarga penambang ilegal mendatangi rumah korban hingga memicu keributan.
Korban mengaku dirinya, istri, dan anaknya mengalami penganiayaan dalam peristiwa tersebut. Keributan terjadi saat sekelompok orang mendatangi kediaman Ketua BPD Teluk Langkap.
Menurut korban, dugaan penyerangan itu dipicu ketidakpuasan para pelaku setelah korban bersama warga mengusir aktivitas penambangan emas tanpa izin yang berlangsung di sepanjang aliran sungai di Desa Teluk Langkap.
#Tebo #Jambi #PenambanganIlegal #TambangEmasIlegal #BPD #TelukLangkap
Baca Juga: Warga Hadang Polisi Saat Penertiban Tambang Emas Ilegal di Merangin Jambi | BERITA UTAMA
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- Jambi
- PenambanganIlegal
- TambangEmasIlegal
- BPD
- TelukLangkap





