UFO: Misteri Benda Terbang Tak Dikenal yang Muncul Sejak 1947

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Sore itu, 24 Juni 1947, Kenneth Arnold tengah mengikuti sayembara berhadiah 5.000 dolar AS untuk menemukan pesawat angkut Marinir C-46 yang dikabarkan jatuh di sekitar Gunung Rainier, Washington.

Namun, pencariannya itu gagal total. Sekitar pukul tiga sore, Arnold justru menangkap kilatan cahaya di kejauhan. Sembilan benda mengkilap tampak terbang berjajar melintasi Gunung Rainier menuju Gunung Adams, bergerak naik-turun seperti gelombang.

Berdasarkan catatan NARA (Badan Arsip dan Catatan Nasional AS), Arnold memperkirakan kecepatan benda-benda itu mencapai sekitar 1.700 mil per jam, jauh melampaui pesawat tercepat yang ada saat itu. Saat diwawancarai media, Arnold menggambarkan gerakannya "seperti piring yang dilontarkan melintasi permukaan air".

Kala itu, Arnold sebetulnya tengah mendeskripsikan cara objek tersebut bergerak, bukan bentuknya. Tapi pers kala itu justru menangkapnya mentah-mentah, dan istilah flying saucer atau "piring terbang" pun menyebar ke seluruh dunia.

Delapan hari setelah kesaksian Arnold, giliran dunia dikagetkan insiden lain. Ada benda tak dikenal yang dilaporkan jatuh di sebuah peternakan dekat Roswell, New Mexico, 2 Juli 1947. Menurut laporan BBC Sky at Night Magazine, heboh publiknya baru benar-benar pecah pada 8 Juli, ketika koran lokal Roswell Daily Record menurunkan headline dramatis soal militer AS menangkap "piring terbang". Berita itu lalu cepat meredup begitu militer mengoreksi pernyataannya jadi sekadar reruntuhan balon cuaca.

Insiden Roswell inilah yang kemudian jadi alasan 2 Juli diperingati dunia sebagai World UFO Day. Meski begitu, sejumlah kalender internasional tetap mencatat 24 Juni sebagai tanggal alternatif untuk menghormati laporan UFO modern yang pertama.

Sementara itu, Hari UFO Nasional versi Indonesia jatuh setiap 21 Juli, digagas oleh Indonesia UFO Network (IUN) sejak 2019. Momentum ini kemudian berkembang jadi rangkaian acara tahunan bertajuk Indonesia UFO Festival di Yogyakarta, yang menggabungkan astronomi, sains antariksa, hingga seni.

Tonggak paling dikenang dari festival ini adalah peluncuran Kampung Alien pertama di Indonesia pada Juli 2023, tepat bertepatan dengan Hari UFO Nasional.

Berlokasi di kawasan wisata sawah Nanggulan, Kulon Progo, kampung ini digagas sebagai proyek kolaborasi tiga lembaga nirlaba, yaitu Indonesia Space Science Society (ISSS), Indonesia UFO Network (IUN), dan HONF Foundation, dan berfungsi sebagai ruang terbuka untuk belajar astronomi dan sains antariksa berbasis komunitas. Setahun kemudian, giliran Kampung UFO di Gedongkiwo, Yogyakarta, diresmikan pada tanggal yang sama.

Dari Ancaman Keamanan ke Isu Terbuka

Sikap otoritas AS terhadap UFO sebenarnya berubah-ubah. Menurut catatan NARA, menyusul membludaknya laporan penampakan usai kesaksian Arnold, Kepala Staf Angkatan Udara AS memerintahkan pembentukan Project Sign pada akhir Desember 1947. Ini adalah sebuah proyek untuk mengumpulkan dan mengevaluasi seluruh informasi penampakan yang berpotensi menyangkut keamanan nasional.

Proyek ini mengevaluasi 243 laporan hingga Februari 1949, namun hasilnya tidak meyakinkan. Laporan resminya menyebut belum ada bukti definitif yang bisa membuktikan atau menyangkal keberadaan objek-objek tak dikenal itu sebagai pesawat sungguhan berkonfigurasi tak lazim.

Proyek lanjutannya, Grudge, mengevaluasi 244 laporan tambahan dan pada Agustus 1949 menyimpulkan mayoritas penampakan UFO adalah salah tafsir atas fenomena alam, pesawat buatan manusia, rekayasa, atau murni hoaks.

Laporan terus mengalir seiring meningkatnya ketegangan Perang Dingin dengan Uni Soviet, sehingga pada Maret 1952 Angkatan Udara membentuk Project Blue Book, proyek investigasi UFO terlama yang pernah dijalankan pemerintah AS, mengevaluasi total belasan ribu laporan sepanjang masa aktifnya. Proyek ini baru dihentikan resmi oleh Menteri Angkatan Udara Robert C. Seamans Jr. pada Desember 1969, dengan operasionalnya benar-benar berakhir Januari 1970.

Masih menurut catatan NARA, kesimpulan akhirnya adalah tidak ada satu pun laporan UFO yang pernah diinvestigasi menunjukkan ancaman bagi keamanan nasional, tidak ada bukti soal teknologi di luar jangkauan ilmu pengetahuan modern saat itu, dan tidak ada bukti yang mengarah pada kendaraan luar angkasa asing.

Arsip-arsip investigasi ini kemudian diserahkan Angkatan Udara ke National Archives pada 1975, dan baru benar-benar dibuka untuk publik pada 1976 setelah proses penyaringan data pribadi rampung. Setelah Blue Book resmi ditutup, pengawasan isu UFO sempat lama tak punya rumah resmi, sampai akhirnya kembali dipegang serius oleh Departemen Pertahanan AS dalam beberapa tahun terakhir.

Mei 2026, Misteri UFO Jadi Dokumen Negara

Sekitar 79 tahun dari peristiwa Kenneth Arnold, Departemen Pertahanan AS mengambil langkah tak biasa. Pada Jumat, 8 Mei 2026, lembaga itu merilis 161 dokumen yang sebelumnya dirahasiakan terkait fenomena udara tak dikenal, mencakup penampakan yang dilaporkan warga sipil di Bumi maupun oleh astronaut dalam perjalanan ke Bulan.

Perilisan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Donald Trump, yang berjanji membukanya. Trump menyebut publik sangat berminat pada isu tersebut.

Isi 161 dokumen itu mencakup rentang waktu yang panjang:

Respons di Kongres AS lalu terbelah. Anggota Kongres dari Partai Republik, Tim Burchett dan Anna Paulina Luna, menyambut baik rilis ini sebagai langkah transparansi. Namun mantan anggota Kongres Marjorie Taylor Greene, yang belakangan berselisih dengan Trump, menyebutnya sebagai pengalihan perhatian dari isu yang lebih mendesak seperti naiknya harga-harga di AS dan perang di Iran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Sayur Melonjak Akibat Kekeringan, Pramono Anung Pastikan Pemprov DKI Segera Turun Tangan
• 37 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
176 Mobil Tangki Dikerahkan, Distribusi BBM di Medan Berangsur Normal
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Diungkap Anak Sendiri, Hotman 911 Disebut Hanya Alat Marketing: Orang Miskin Cuma Jadi Senjata
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Korban Tewas akibat Bentrok di Adonara Bertambah
• 8 jam lalueranasional.com
thumb
Lewat Pendidikan Politik di Sergai, Perindo Cetak Kader Muda Berintegritas & Berkontribusi bagi Masyarakat
• 5 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.