BPH Migas Kawal Distribusi, Antrean BBM di SPBU Sumbagut Berangsur Normal

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah meningkatkan sekitar 35 persen kapasitas armada mobil tangki.

BPH Migas Kawal Distribusi, Antrean BBM di SPBU Sumbagut Berangsur Normal (Foto: dok BPH Migas)

IDXChannel - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan, kondisi antrean di sejumlah SPBU, khususnya di Kota Medan dan wilayah sekitarnya, berangsur normal.

Hal ini seiring dengan upaya Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam meningkatkan sekitar 35 persen kapasitas armada mobil tangki beserta Awak Mobil Tangki, yang disertai mengoptimalkan alih suplai dari Fuel Terminal Siantar, Fuel Terminal Kisaran, dan Integrated Terminal Lhokseumawe, serta memaksimalkan penerimaan dan penyaluran pasokan BBM melalui fasilitas Terminal BBM Medan Group di Labuhan Deli. 

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan, berbagai langkah tersebut mendorong peningkatan penyaluran BBM ke SPBU hingga mencapai 120-125 persen dibandingkan kondisi normal.

“Sehingga dengan rutinitas masyarakat sehari-hari, insyaallah sudah dapat mengurai antrean di SPBU yang tersebar di wilayah Sumatera Utara ini,” ujar Wahyudi dalam keterangan, Sabtu (18/7/2026).

Menurutnya, peningkatan suplai BBM hingga 120–125 persen merupakan langkah percepatan yang dilakukan untuk mempercepat normalisasi pelayanan di SPBU.

“Ini menambah peningkatan suplai kepada SPBU hingga 120 sampai 125 persen. Kita terus meminta agar peningkatan suplai disegerakan, dari kondisi sebelumnya sebesar 112 persen menjadi 120-125 persen. Ini merupakan upaya terbaik untuk mengurai antrean di SPBU yang menjadi perhatian masyarakat,” katanya.

Berdasarkan hasil pemantauan BPH Migas bersama PPN pada Jumat Sore (17/7/2026), antrean di sebagian besar SPBU di Kota Medan telah berangsur normal.

“Hanya ada dua sampai tiga mobil, artinya hampir mendekati tidak ada antrean. Ini kondisi pada pukul 17.45 WIB. Kita akan terus melakukan pemantauan untuk mempercepat pemulihan distribusi BBM di Sumatera Utara agar kembali normal,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho menjelaskan realisasi penyaluran solar di Sumatera hingga 14 Juli 2026 masih berada di bawah rerata realisasi nasional. 

Kondisi serupa juga terjadi pada penyaluran pertalite di Sumatera Utara, sehingga persoalan yang terjadi bukan disebabkan keterbatasan kuota.

“Realisasi ini (solar dan pertalite) masih di bawah rata-rata realisasi nasional, artinya tidak ada kendala dari sisi kuota yang telah ditetapkan,” ujar dia.

Fathul menilai, evaluasi perlu difokuskan pada aspek distribusi, termasuk penguatan sistem peringatan dini dan pemantauan armada distribusi secara menyeluruh agar potensi kendala dapat diantisipasi lebih cepat.

“Kendala ini operasional, operasional distribusi. Perlu ada semacam early warning system (peringatan dini). Selain itu juga seluruh armada terlihat di pemantauan, apakah di jalan atau SPBU. Permasalahan ini harus bisa segera diselesaikan," tuturnya.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi mengatakan, seluruh operasional Fuel Terminal Medan Group berjalan kondusif dan terus dioptimalkan selama 24 jam untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat terpenuhi.

Sejak 14 hingga 16 Juli 2026, rata-rata penyaluran BBM ke SPBU mencapai lebih dari 6.000 kiloliter (KL) per hari. Peningkatan penyaluran tersebut dilakukan untuk memperkuat stok BBM di tingkat SPBU sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat kembali normal.

“Mudah-mudahan peningkatan penyaluran ini dapat menjadi tambahan stok di SPBU sehingga mampu mengurai antrean yang masih terjadi,” ujar Sunardi.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Sebut Serangan AS Tewaskan 50 Orang dan Lukai Lebih dari 500 Warga
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mbak Wali Tegaskan Komitmen Tingkatkan PAD dan Kinerja BUMD dalam Jawaban Pandangan Fraksi DPRD
• 4 jam laluberitajatim.com
thumb
KPK Tutup Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli, Keterkaitan di Kasus Kuansing Tetap Didalami
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Mikroplastik dalam Kehidupan Sehari-hari: Besar Risikonya bagi Kesehatan?
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Tindakan Melanggar Hukum: Pengadilan Jinan, Tiongkok  Mengurung Pengacara Pembela di Dalam Sangkar Selama Persidangan
• 8 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.